oleh

GUBERNUR KHOFIFAH Sebut GBT Bau Sampah, Ini kata bonek dan warga benowo Surabaya

-All Post-4.153 views

 

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SABTU (02/11/2019) | PKL. 19.40 WIB

Pernyataan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa soal ada aroma sampah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, direaksi pihak Pemkot Surabaya.

Namun salah seorang Bonek, Yusuf Hidayat justru heran dengan reaksi anak buah Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini alias Risma yang terkesan ‘kebakaran jenggot’ dengan pernyataan Khofifah.

“Memang bau (sampah) kok! Waktu nonton Persebaya lawan PSS Sleman (Selasa, 29/10/2019) bau sampah juga terasa,” katanya pada media di Surabaya, Sabtu (2/11/2019).

“Tidak hanya sekali, beberapa kali saya nonton Persebaya, sebelum masuk stadion (bau sampah) sudah tercium,” sambung Bonek asli Kelurahan Ujung, Kecamatan Semampir, Surabaya itu.

Yusuf menegaskan, dirinya tidak dalam posisi membela Khofifah. Tapi sebagai arek Suroboyo dan fans berat Persebaya hanya mengharapkan keseriusan Pemkot Surabaya untuk mengatasi hal tersebut.

“Enggak hanya bau, infrastruktur menuju stadion juga masih kurang bagus, apalagi lahan parkirnya yang masih semerawut” ungkap Bonek yang juga ketua NU Care-Lazisnu Surabaya tersebut.

Terpisah, senada dengan Yusuf, warga benowo Surabaya, Hamedi, membenarkan adanya bau sampah dari TPA Benowo yang sangat menyengat sampai ke GBT Surabaya.

Bahkan, Pria yang telah bertempat tinggal lebih dari 40 tahun di sekitar GBT berani menantang kepada para pihak yang menyanggah statement Gubernur Khofifah tersebut.

“Ya benar mas, memang bau aroma sampah yang tidak sedap. Dan kalau memang ada pihak yang bilang tidak, monggo turun lihat sendiri, nanti kita dan warga sekitar siap kok untuk dampingi”, tegasnya kepada potretjatimdaily.com, Sabtu (02/11/2019) sore.

Hamedi berharap, “Pemkot Surabaya harusnya jadikan itu bahan masukan untuk diperbaiki dan bukan malah disanggah”.

“Agar GBT Surabaya bisa jadi salah satu venue saat piala dunia U-20 mendatang”, pungkasnya.

Seperti diberitakan, Khofifah sedang menyiapkan sedikitnya empat stadion sebagai opsi GBT untuk calon venue Piala Dunia U-20 di Indonesia tahun depan.

Langkah ini untuk mengantisipasi jika sampai GBT tidak terpilih, lantaran saat Khofifah berkunjung ke stadion tersebut masih tercium aroma sampah. Padahal semangat Khofifah, Jatim harus menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20.

“Maka dari awal saya menyampaikan opsi. Ini kan diajukan 10 titik, salah satunya GBT, tetapi saya sudah ke GBT kalau sore kena angin itu suka aroma sampah,” ujarnya kepada awak media di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jum’at (01/11/2019) saat di konfirmasi terkait adanya bau sampah di GBT

“Engko nek pas (nanti kalau) FIFA visit (berkunjung) ke sana, terus pas anginnya itu masuk, ini aroma apa, gitu,” tandas gubernur perempuan pertama di Jatim itu.

Namun pernyataan Khofifah justru membuat pihak Pemkot Surabaya meradang. Bantahan di antaranya dilontarkan Oleh Kabid sarana dan prasarana Dispora Surabaya, Edi Santos, Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara dan Kepala Bappeko, Eri Cahyadi. (AND)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed