oleh

Pasangan Calon Merah-Hijau, berpeluang besar menangi Pilwali Surabaya 2020

-All Post-3.063 views

 

SURABAYA – Potret Jatim Daily
Jum’at (6/9/2019) | 06.04 WIB

Menyikapi isu perkawinan merah dan hijau, menjadikan perbincangan bursa walikota Surabaya mendatang semakin menarik.

Polarisasi politik memang menjadi prediksi banyak pihak yang semakin penasaran. Siapakah yang layak bersanding dalam Pilwali Surabaya September 2020 mendatang?

Banyak figur yang semakin bermunculan.

Namun yang cukup menyita perhatian publik adalah kader Millenial.

Siapa saja kader Millenial yang dipandang pantas menduduki balai kota kelak?

Sebut saja Lia Istifhama, Sukma Sahadewa, Dedy Rahman, Firman Syah Ali, Edward Dewarucci, dan tentunya masih ada figur lainnya yang dianggap mewakili generasi Millenial.

Memang tak bisa diabaikan, bahwa sosok Tri Rismaharini telah berhasil membuat publik juga menerka, siapa kandidat bergender perempuan sebagai figur pengganti walikota sarat prestasi ini.

Adalah Lia Istifhama, aktivis yang dikenal dengan sebutan Ning Ceria, beberapa kali terlihat menerobos wilayah merah, yaitu basis banteng.

Dalam Pantauan potretjatimdaily.com, Kader perempuan NU, yang juga keponakan Gubrnur Jatim, Khofifah ini, telah diundang sekaligus diterima dengan tangan terbuka di beberapa kantong suara partai besutan megawati soekarno putri, diantaranya di wilayah RW.3 Tambak Segaran – Simokerto, Minggu (1/8/2019), di RW.6 Karanggayam – Tambaksari, Senin (26/8/2019) dan di RW.2 Kedung Cowek – Bulak Surabaya, Minggu (1/9/2019).

Hal ini seakan sinyal yang disampaikan oleh KH RPA Mujahid Anshori, tokoh senior Nahdlatul Ulama (NU) yang beranggapan kader banteng, seperti Wishnu Sakti Buana, bisa saja bergandengan dengan kader hijau.

Nah, mungkinkah wawali Surabaya kali ini kelak bersanding dengan kader perempuan NU yang Millenial?

Kita lihat saja nanti.(AND)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed