oleh

Pilwali Surabaya Diprediksi Head to Head, SAHABAT K1P SURABAYA : Ning Lia Cawawali Potensial

-All Post-1.692 views

 

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
JUM’AT (16/01/2020) | PUKUL 16.18 WIB

POLITIK & HUKUM | Kurang dari tujuh bulan lagi, rencana prosesi Pilwali Surabaya yang akan serentak diselenggarakan oleh KPU, tepatnya pada hari rabu, 23 September 2020 mendatang itu, semakin menarik untuk disimak.

Dimana, kontestasi Pilwali untuk memilih Suksesor Risma yang akan purna tugas pada Tahun 2021 ini, diprediksi akan berlangsung head to head.

Tingginya rivalitas dari ketatnya sebuah “Kompetisi satu lawan satu” seperti Pilwali Surabaya ini, akan sangat menuntut kejelian memilih dan ketepatan melangkah dari Cawali, Timses dan partai pengusung dalam memainkan strategi pemenangan.

Salah satunya adalah Kejelian dalam memilih Cawawali sebagai Pasangan pendampingnya di Pilwali Surabaya 2020 ini.

Ketua Sahabat Khofifah Indar Parawansa (K1P) Surabaya, Hamedi menyatakan dalam Kompetisi satu lawan satu itu, harus mempunyai kejelian dalam memilih Cawawali ideal sebagai pendamping.

“Harus punya Cawawali potensial. Tapi tak mudah, karenanya butuh kejelian memilih dan ketepatan melangkah. Sebab, salah sedikit saja, bisa berakibat kekalahan bagi cawali itu sendiri”, ujarnya kepada potretjatimdaily.com, Jum’at (17/01/2020) siang.

Menurut Hamedi bahwa terkadang Faktor Tingkat Keterpilihan Calon (Elektoral, red) tidak jadi dasar dalam memilih. Melainkan Faktor Finansial (keuangan), Faktor Jejaring dan Faktor dukungan politik (Partai) yang dimiliki oleh Bacawawali tersebut.

“Kadang “Non Elektoral” yang dipakai. Jadi, tak selalu figur itu namanya selalu top survey ya, tetapi Bisa (Karena) Cawawali itu kaya, atau Pemimpin Ormas besar atau Ketua umum Partai Politik”, imbuh Hamedi.

Lebih lanjut Alumni Fakultas IESP Universitas Wijaya Putra Surabaya ini menggambarkan, “Seperti KH. Ma’ruf Amien untuk Jadi Wapresnya Pak Jokowi. Karena Beliau Tokoh ulama’ besar, dianggap bisa mewakili suara Religius dan memiliki Jaringan Ormas Besar dengan jutaan umat/pengikutnya”, urainya.

Mantan Aktifis Pro Reformasi 1998 Jatim ini mengungkapkan, Prinsip saling asah, saling asuh dan saling asih harus terjalin antara Cawali dan Cawawali.

“Pada Prinsipnya, Cawali dan cawawali itu harus saling melengkapi satu sama lainnya, agar bisa KErja bersama sebagai sebuah tim”, katanya.

Kepala pasar sememi benowo surabaya ini menjelaskan bahwa kondisi terkini dari geopolitik surabaya juga harus dipahami, agar nantinya pas dalam menentukan pilihan.

“Di DPT (Daftar pemilih tetap, red) nya KPU Kota Surabaya itu, Banyak Didominasi Pemilih Perempuan, Pemilih Pemula Dan Basis Suara Khofifah”, tegas Alumni SMU Negeri 21 Surabaya ini lugas.

Berbicara soal kriteria cawawali potensial, Arek Asli Benowo Surabaya ini menjabarkan, “(Yaitu) Sosok Cawawali perempuan, milenial, punya jaringan luas dan ada irisan suara Khofifah lah yang paling ideal. Sosok seperti ini, yang akan pas dan sangat dibutuhkan oleh Cawawali nya PDI-P, maupun oleh Machfud Arifin”, ulasnya sambil tersenyum.

Namun, Hamedi meyakini, Ning Lia punya kriteria-kriteria itu. Ia (Ning Lia) Sosok Cawawali perempuan milenial, Aktif di berbagai Ormas, didukung 90% relawan Khofifah-Emil saat Pilgub kemarin dan keluarga dekat Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

“Bahkan, Kapan hari itu, Sudah ada 38 Komunitas Relawan yang deklarasi untuk dukung Ning Lia”, lanjutnya.

Kembali Hamedi mengingatkan akan pentingnya menghitung basis suara Khofifah saat akan memilih Cawawali, “Siapapun Cawali yang ingin menang di pilwali, harus berpasangan dengan Cawawali nya Khofifah”, pungkasnya.

Hasil pantauan potretjatimdaily.com, Bertempat di Hotel Quds Royal Ballroom Lantai 5, Surabaya, Minggu (22/12/2019) lalu, Sebanyak 38 Komunitas Relawan mendeklarasikan diri mendukung Bacawawali Lia Istifhama, dalam acara bertajuk Temu Relawan Surabaya (Teras) Ning Lia, menyongsong Surabaya 2020 itu.

Adapun Ke 38 Komunitas Relawan itu, antara lain : Relawan BagusS Bersatu, Relawan Militan, Relawan Surabaya Ceria, Relawan Surabaya Berlian, Relawan Surabaya muLIA, Relawan Sahabat K1P Surabaya dan Relawan Sahabat Ceria, Relawan AlMatuRa, Relawan Arek Balapan, Relawan PPDS bersatu, Relawan Barisan Perjuangan, Relawan INS Online, Relawan ISC, Relawan PAS, Relawan OPSI for LIA, Relawan RAB, Relawan KPRI, Relawan GPBS, Relawan Multikultur, Relawan FIBER Jatim, Relawan SANI, Relawan Saksi Nol Rupiah,

Berikutnya, Relawan Bugis Makasar, Relawan KBRS, Relawan Fordifa, Kampung Markisa Surabaya, Relawan UKM Surabaya, SPEKAL Surabaya, Relawan Pedagang Pasar Surabaya, Komunitas Vespa Arek Surabaya, Komunitas Senam Zumba, Relawan KBRS, Relawan TARA Jatim, Sahabat daeng Beta untuk Ning Lia, Relawan TPJB, Relawan RR 77 Surabaya, TIM Adbulo Sibatang Ning Lia dan Relawan RGS. (And)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed