oleh

Ditanya kans tiket partai untuk maju Pilwali, ini jawaban Ning LIA

-All Post-699 views

SURABAYA – Potret Jatim Daily
Minggu (4/8/2019) | 12.00 WIB

Pelaksanaan Pilwali Surabaya memang masih satu tahun lebih, tapi pemberitaan tentang siapa pengganti Tri Rismaharini selalu hangat diperbincangkan. Sudah banyak nama tokoh yang bermunculan dalam bursa bakal calon.

Bahkan banyak pihak meyakini bahwa semua nama memiliki peluang yang sama untuk memenangkan kursi orang nomor satu di Surabaya ini pada September 2020 mendatang.

Satu Diantara nama calon walikota perempuan surabaya, yang semakin naik ratting nya di hasil polling beberapa lembaga survey, ialah Lia Istifhama. Sosok aktivis perempuan dan dosen tersebut selalu trending di sosial media.

Ibu dua orang anak ini, yang selalu mengelak soal ambisinya meraih kursi Surabaya satu, selalu menyebut dirinya sedang berproses dan menjalani apa yang sedang dihadapinya.

Ning LIA bahkan terlihat tidak ambil pusing soal peluangnya mendapatkan rekom partai. “Saya orangnya logis ya. Tidak usah mekso, kalau kata orang Surabaya. Opo jare nanti lah” jawab nya tegas

Menurut nya, “Manusia hanya bisa berikhtiar, tapi semua kembali pada kehendak Allah SWT. Yang jelas saya menjalani apa yang bisa saya lakukan saat ini”.

“Kalau ada yang bilang saya ini Cawali bonek, ya Monggo. Gapapa. Saya kan memang Bonek Suroboyo”, jelasnya kepada potretjatimdaily.com Sabtu (3/8/2019).

Ditanya lebih lanjut soal Nawa Tirta yang dicetusnya, Ning LIA menjelaskan keoptimisannya. “Jadi awalnya gini, Nawa Tirta itu muncul tiba tiba karena ada relawan nanya, Ning LIA punya Nawa apa? Alhamdulillah, dalam waktu singkat saya nemu jawabannya. Yaitu Nawa Tirta.

“Pikiran saya saat itu, harus ada suatu pokok pikiran yang menandakan program berkesinambungan, kontinyu. Nah, aliran air seperti itu. Terus mengalir” tambah Aktivis Perlindungan Anak Bina AnNisa Surabaya ini.

“Tentu yang mengalir adalah kebaikan. Dan kok kebetulan , Surabaya ini pertautan sungai besar, yaitu sungai Brantas dan kali mas” harap Ning LIA

Di contohkan oleh Pengurus Fatayat NU Jatim ini, konsep kinerja walikota surabaya hari ini, bu Risma, “Terlebih, Bu Risma kan identik dengan taman, nah taman kalau mau terus hidup, ya butuh air kan”, pungkas nya.

Seperti di beritakan sebelumnya, Ning LIA telah menawarkan Program Kerja Nawa Tirta, yang memiliki kesamaan Visi dengan program Nawa Cita nya, presiden Joko Widodo dan program Nawa Bhakti Satya nya, gubernur jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed