oleh

Dua Tahun Khofifah-Emil, HAMEDI Apresiasi Kinerja dan Semangat Demokrasi ‘ala’ Gubernur Khofifah

Hamedi bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SABTU (13/02/2021) | PUKUL 09.09 WIB

TOKOH | Tepat hari Sabtu, 13 Februari 2021, genap Dua tahun kepemimpinan Pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak di Provinsi Jatim.

Memasuki awal tahun 2020, Jatim dilanda kondisi yang tidak normal. Sebab, adanya Pandemi Covid-19 yang mempengaruhi hampir semua sektor kehidupan. Sehingga banyak penyesuaian yang (harus) dilakukan, baik program maupun anggaran.

Kemampuan penanganan Covid-19, berikut dampak sosialnya, menjadi variable penilaian yang utama pada soal capaian keberhasilan pemimpin.

Secara umum, Provinsi Jawa Timur mengalami kemajuan signifikan.

Maka, tak mengherankan jika duet pasangan mantan menteri sosial dengan mantan bupati trenggalek itu, terus menuai apresiasi publik.

Hingga, beragam prestasi, piala, dan piagam penghargaan, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional, berhasil disabet oleh Gubernur perempuan pertama di provinsi bumi majapahit tersebut.

KErja bersama Khofifah-Emil terbukti, mencapai kemajuan sesuai sasaran.

Selain, Kemajuan di bidang ekonomi, kesehatan, sosial, ketahanan pangan, dan pembangunan Infrastruktur.

Ada juga, Kemajuan di bidang Politik.

Dengan capaian sangat terukur, baik di Internal (Organisasi Perangkat Daerah (OPD), maupun di “Eksternal” kepentingan masyarakat Jawa Timur.

E K O N O M I

Di bidang Ekonomi, tercatat beberapa capaian yang berjalan sesuai target.

Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, masih yang terkuat di skala nasional.

Tercatat di triwulan ke-4 tahun 2020, Product Domestic Regional Bruto (PDRB) Jatim sebesar 581,5 Triliun.

Dengan kontribusi sebesar 25,01%.

Setelah Provinsi DKI Jakarta, Jatim jadi penyumbang ekonomi terbesar nomor 2 di Pulau Jawa, se Indonesia.

K E S E H A T A N

Di bidang kesehatan, Pemprov Jatim berhasil menekan pertumbuhan penderita COVID-19, berjalan taktis.

Disisi lain, perekonomian tetap berjalan, meski dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Hal ini terlihat dari upaya – upaya pencegahan, tingkat kesembuhan serta safety net bagi rumah tangga terdampak pandemi COVID-19.

Gubernur Khofifah berhasil dalam penyediaan ketersediaan ruang perawatan bagi pasien Covid-19, dengan bertambahnya RS rujukan, termasuk RS.Lapangan Indrapura.

Tingginya angka pasien terkonfirmasi positif terpapar virus Corona tidak bisa menjadi ukuran kesuksesan penanganan penularan virus yang berasal dari wuhan negeri China itu.

Kondisi ini, lebih disebabkan oleh keberhasilan melakukan Testing (pemeriksaan), Tracing (pelacakan), dan Treatment (pengobatan).

Ditandai, rapid test dan swab test yang makin mudah didapat (gratis) dan mudah diterima (familiar) oleh publik, masyarakat di segala lapisan.

K E T A H A N A N P A N G A N

Berikutnya, Di bidang ketahanan pangan atau sektor pertanian, Jatim tidak terlalu terdampak pandemi.

Melalui penguatan langsung dari pemprov Jatim ke petani, sektor pangan tumbuh 4,3% atau meningkat menjadi 13,36%, dibanding kwartal I di tahun sebelumnya.

I N F R A S T R U K T U R

Sementara, di bidang pembangunan Infrastruktur terus tumbuh signifikan.

Dengan banyak dibangunnya jalan baru atau jalan tol kerjasama dengan pemerintah pusat serta BUMN yang terkolaborasi dengan baik.

Selanjutnya soal pemantapan jalan Provinsi juga semakin tertangani.

Sebagai perbandingan, Jika pada 2018 terdapat 91,08% jalan mulus di Jatim, maka di tahun 2019 berhasil bertambah hingga di angka 92,35%.

Kemudian di 2020, menjadi 93,47%.

P O L I T I K

Terakhir, di dunia politik, dengan dilandasi semangat jurdil, Gubernur Khofifah berhasil menjunjung tinggi sportifitas, dan menjaga netralitas dalam pelaksanaan pemilihan pasangan calon kepala dan calon wakil kepala daerah (Pilkada) 2020.

Dipaksa untuk “memimpin’ di provinsi terbesar kedua di Indonesia ditengah Pandemi COVID-19, jadi tantangan tersendiri bagi Gubernur Khofifah.

Meskipun, memiliki kewenangan besar dalam menganggarkan, dan mendistribusikan beragam program bantuan sosial bagi warga terdampak pandemi Corona Virus Disease-19.

Baik yang berasal dari dana APBD Provinsi, BUMD Jatim, APBN, BUMN, CSR perusahaan Swasta, maupun dari pinjaman lembaga keuangan internasional, bantuan World Bank, dan utang luar negeri (asing).

Dengan kata lain, Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) itu, berpotensi untuk main curang, dalam memperbesar modal populer, finansial, sosial, dan politik bagi kemenangan pasangan calon kepala/wakil kepala daerah, ‘dukungannya’.

Tidak membuat Gubernur Khofifah bergeming melakukan Upaya secara Terstruktur, Sistematis, dan masif.

Dengan mengantongi ‘power’ untuk mempengaruhi elite parpol dalam merekomendasi pasangan calon.

Gubernur Khofifah tidak sedikitpun tergiur untuk melakukan “abuse of power”, ikut – ikutan menerapkan KKN demi melestarikan Dinasti politik.

Melalui upaya paksa agar partai ‘bersedia’ untuk mengusung orang-orangnya, anak dan menantunya, sanak keluarganya, dan koleganya berkontestasi di 19 pilkada di Jatim.

Walaupun, mampu mengendalikan semua instrumen untuk menaikkan tingkat popularitas, elektabilitas, akseptabilitas, dan kredibilitas dalam mendukung dan memenangkan paslon tertentu saat gelaran ajang pilkada, Rabu, 9 September 2020.

Hasil pantauan potretjatimdaily.com, 9 September 2020, ajang kontestasi pilkada serentak digelar di 19 daerah di Jatim, untuk memilih 16 pasangan bupati/wakil bupati dan 3 pasangan walikota/wakil walikota.

Ada 16 kabupaten, antara lain Kab. Ponorogo, Kab. Ngawi, Kab. Trenggalek, Kab. Kediri, Kab. Lamongan, Kab. Gresik, Kab. Mojokerto, dan Kab. Malang.

Berikutnya, Kab. Blitar, Kab. Sidoarjo, Kab. Sumenep, Kab. Jember, Kab. Situbondo, Kab. Banyuwangi, Kab. Tuban, dan Kab. Pacitan.

Dan, ada 3 kota, yaitu Kota Blitar, Kota Pasuruan, Kota Surabaya. (Red)

Ditulis Oleh : HAMEDI
Ketua Umum Sahabat Khofifah Indar Parawansa (K1P) Surabaya

sahabatK1Psurabaya

Selengkapnya….

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed