oleh

Dukung Pasangan Nasionalis-Religius di pilwali 2020, SAYA SURABAYA 2015 dan Relawan Khofifah-Emil, deklarasikan Relawan Saksi Nol Rupiah

-All Post-796 views

 

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY
JUM’AT (20/09/2019) | 21.30 WIB

Bertempat di RM. lesehan SS, Jl. Merapi Surabaya, Rabu (18/09/2019) malam, Digelar acara pembubaran panitia launching Nawa Tirta oleh Forum Indonesia Bersatu (FIB), sekaligus deklarasi terbentuknya Relawan Saksi Nol Rupiah Surabaya.

Acara ini di hadiri oleh perwakilan relawan Saya Surabaya (Tim pemenangan Risma-Whisnu) saat pilwali 2015 kemarin dan relawan khofifah emil surabaya saat pilgub jatim 2018, Forum Indonesia Bersatu (FIB), Relawan Surabaya Berlian dan Sahabat K1P Surabaya.

Koordinator Relawan Saksi NOL Rupiah Surabaya, Deny Istiawan, mengatakan, “Relawan saksi Nol Rupiah ini, lahir murni dari keinginan eks relawan Saya Surabaya 2015 dan relawan khofifah-emil surabaya 2018”.

Relawan Saksi NOL Rupiah, ikut mendorong terwujudnya komposisi Nasionalis-Religius, koalisi pasangan cawali-cawawali, pada kontestasi pilwali surabaya yang akan digelar bulan september tahun depan.

Hasil pantauan potretjatimdaily.com, Relawan saksi 0 rupiah, ikut mendampingi Ning Lia, saat mengikuti fit and proper test di Kantor DPD PDI Perjuangan Jatim, Jl. Kendangsari Industri Surabaya, Rabu (18/09/2019) siang.

“Kota surabaya, di dominasi oleh basis suara nasionalis dan religius” jelas Deny.

Menurut Deny, “Sebenarnya Jalinan Koalisi (Nasionalis-Religius) sudah solid terbangun sejak saat Pilwali surabaya 2015”.

“Yang diawali dengan Silaturahmi Risma-Whisnu Silaturahmi ke kediaman pribadi, ketua PP Muslimat Nahdlatul Ulama’ (NU), khofifah Indar parawansah, Rabu (14/10/2015) malam” urai mantan Koordinator Kecamatan Benowo Relawan Saya Surabaya 2015 ini.

Dahsyatnya Kolaborasi Nasionalis-Religius itu, telah dibuktikan saat pasangan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana, berhasil meraup 893.087 suara atau 86,34 %, yang jauh meninggalkan pasangan Rasiyo-Luci Kurniasari, yang hanya mengantongi 141.324 suara atau 13.66 % dari total pemilih.

“Tentunya itu (hubungan nasionalis-religius) berlanjut, dimana hanya dengan kepemimpinan yang dapat dukungan mayoritas warga nya, roda pemerintahan berjalan dengan baik, khususnya lima tahun terakhir ini” ujar Wakil ketua Sahabat Khofifah Indar Parawansa (K1P) Surabaya ini lugas.

Deny menambahkan, “Kota Surabaya menjadi salah satu kota yang berkembang pesat, dan di akui tidak hanya di tingkat nasional, namun juga internasional”.

“Ini bisa dilihat dari kondisi kota surabaya hari ini, dan dengan banyaknya trophy juara dan piagam penghargaan yang berhasil di koleksi oleh (risma-whisnu) dari sinergitas pemkot surabaya dengan peran serta aktif/dukungan penuh mayoritas warga kotanya (nasional-religius)” ujarnya.

Disinggung tujuan di dirikannya relawan saksi 0 rupiah,
“Ini Bentuk kecintaan warga “pemilih cerdas” kota surabaya terhadap masa depan kotanya, dengan mengawal kontestasi pilwali 2020 besok” ungkap deny.

Lanjut Deny, “Meminimalisir gesekan arus bawah, karena di prediksi bila saling berhadap-hadapan, 2 pasangan cawali-cawawali dari basis merah dan hijau” ujarnya.

Deny berharap, “Dengan bersatunya dua basis besar dalam (Relawan Saksi NOL Rupiah) juga, kita berharap nanti bila (pasangan nasionalis-religius) menang, akan terjalin sinergitas yang harmoni antara pemkot surabaya dengan pemprov jatim”.

“Sehingga akan terwujud kota surabaya yang Aman, Damai, Sehat dan Tentram (ADEM)” tutupnya.

PEMBUBARAN PANITIA

Sementara itu, Ketua panitia pelantikan DPC Forum Indonesia Bersatu (FIB) Kota Surabaya dan Deklarasi Bhineka Tunggal Ika, di Atrium Ciputra World Surabaya, Senin (9/9/2019), Addy wahab, menyampaikan, “Terima kasih kepada rekan-rekan yang telah ikut menyukseskan acara”.

“Malam itu akan jadi catatan sejarah kota surabaya, dimana program Nawa Tirta di deklarasikan, tepat pada pukul 9 malam, tanggal 9, bulan 9, tahun 2019” tambah Addy.

“Kita semua jadi saksi, dari lahirnya calon pemimpin perempuan, arek asli wonocolo surabaya, dengan 9 program unggulan yang jelas, yaitu Ning Lia” tegasnya.

“Dan atas nama panitia, kami, mohon maaf yang sebesar-besarnya, bila ada kesalahan dan kekurangan” pungkas Addy.

Seperti di beritakan sebelumnya, pada acara pelantikan Forum Indonesia Bersatu (FIB) Kota Surabaya itu, di launching pula Program Unggulan Nawa Tirta oleh Calon Walikota Surabaya 2020, Lia Isthifama, akrab disapa Ning Lia, yang juga keponakan Gubernur Jatim, Khofifah itu. ( ARB )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed