Bupati Gresik Estimasikan APBD Gresik 2022 sebesar Rp 3,63 Triliun

 363 views

KAB.GRESIK – POTRETJATIMDAILY.COM
KAMIS (18/03/2021) | PUKUL 13.32 WIB

DAERAH | Rabu, 17 Maret 2021, Bupati Fandi Akhmad Yani memimpin musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Gresik 2022 secara virtual, dari Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik, Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jawa Timur.

Hadir pada pertemuan ini, Musrenbang ini, Gus Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Turut hadir, Pj Sekretaris daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini, Ketua Dharma Wanita , Ketua GOW serta perwakilan dari stakeholder Gresik.

Dalam Musrenbang kali pertama ini, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani memproyeksikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) naik Rp 200 miliar menjadi Rp 3,63 triliun pada Tahun 2022 nanti.

Menurut Bupati Gus Yani, Belanja wajib antara lain untuk gaji Aparat Negeri Sipil (ASN) di Pemda Gresik, menyedot sebesar Rp. 2,1 Triliun atau setara 60 persen dari total anggaran.

Sedangkan, kerangka pendanaan kebutuhan dasar untuk urusan pendidikan sebesar 23,53 persen, kesehatan sebesar 16,26 persen dan infrastruktur sebesar 12,75 persen dari total APBD Gresik Tahun 2022.

“Kerangka pendanaan indikatif ini masih dapat berubah seiring dengan penyelarasan usulan partisipatif, politis, inisiatif strategis lainnya secara insklusuf sesuai kebutuhan masyarakat, ”ujarnya.

Lebih lanjut, Gus Yani menambahkan,

“Dan untuk penajaman tiap program akan dilaksanakan desk rencana kerja. Agar sesuai dan mendukung Nawakarsa,” imbuhnya.

Masih menurut Bupati Gus Yani, perencanaan pembangunan menuju Gresik Baru beranjak dari visi misi dan mempertimbangkan isu strategis pembangunan berskala global, regional dan nasional.

Tema pembangunan Gresik 2022 yaitu, percepatan transformasi ekonomi insklusif dan pemulihan sosial menuju Gresik Baru, yang dijabarkan dalam 9 prioritas tematik.

Meliputi, Gresik Akas, Gresik Seger, Gresik Mapan, Gresik Agropolitan, Gresik Karya, Gresik Cerdas, Gresik Sehat, Gresik Barokah dan Gresik Lestari.

“Melalui pengarustamaan program Nawa Karsa, kami akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Gresik, “tegasnya.

Seiain itu, Pemda juga menyiapkan program Gresik membangun dusun (Gerbang Dusun), Kartu Gotani, rintisan usaha start-up, ekowisata dan berbagai program prioritas yang lain.

Seiain itu, Pemda juga menyiapkan program Gresik membangun dusun (Gerbang Dusun), Kartu Gotani, rintisan usaha start-up, ekowisata dan berbagai program prioritas yang lain.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi menegaskan 9 prioritas tematik yaitu, Gresik Akas, Gresik Seger, Gresik Mapan, Gresik Agropolitan, Gresik Karya, Gresik Cerdas, Gresik Sehat, Gresik Barokah dan Gresik Lestari, akan menghasilkan 63 output kunci yang sudah dialokasikan pada masing-masing OPD untuk pelaksanaannya di tengah-tengah masyarakat. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *