FORDIFA : Moderatori Talk Show Bagi Pelaku Usaha Kecil Menengah Se Indonesia, Dorong Produk UKM dicintai lebih Konsumen Domestik”

 54 views

 

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY
JUM’AT (19/10/2019) | 23.15 WIB

MASPION GROUP DORONG PRODUK UKM PRIBUMI AGAR DICINTAI OLEH KONSUMEN DOMESTIK

Maspion Group sebagai perusahaan besar Nasional, yang memproduksi alat – alat kebutuhan Rumah tangga dan berdomisili di Jatim ini, kembali menunjukkan kepeduliannya kepada pemberdayaan Pelaku UKM, sesuai taglinenya, yaitu “Cintailah Produk-Produk Indonesia”.

Ini dibuktikan, bersama dengan RAM TV, Perusahaan milik Alim Markus itu, menggelar “bazar sejuta UKM”, dengan mengambil lokasi di atrium lantai 2, Giant Maspion Square Surabaya, 18 – 24 oktober 2019.

Hasil pantauan potretjatimdaily.com, Tak kurang dari 200 an lebih produk – produk unggulan dari pelaku UMK yang tidak hanya berasal dari surabaya saja, melainkan dari seluruh Indonesia, dipamerkan di dalam event promosi berskala nasional ini.

Acara bazar ini, menjadi sangat interaktif penuh makna, khususnya bagi para peserta pameran juga bagi pengunjung yang hadir, dengan di hadirkan nya narasumber yang berkompeten di bidang UKM, dengan thema yg berbeda setiap harinya, selama bazar berlangsung.

Diskusi di hari pertama ini, mengambil thema “Pemberdayaan Pengusaha UKM ditengah Revolusi industri”, dengan menghadirkan nara sumber antara lain : Lia Istifhamah (Pemerhati UKM dan Aktifis Sosial), Nanang Sutrisno (Pemilik UKM rek ayo rek Oleh – Oleh khas surabaya) dan Rusti (pemilik counter hijab).

Talkshow yang di pandu oleh presenter Megawati, S.Psi ini tampak semakin hidup, karena terjalinnya komunikasi dua arah, antara nara sumber, sebagai pemapar materi dengan peserta sebagai pelaku UKM.

Bertindak sebagai moderator acara, Ketua Relawan Difable Indonesia (FORDIFA), Megawati, S.Psi, melalui kata pembukanya mengatakan, “Terima kasih atas kepedulian MASPION Grup kepada pemberdayaan UKM dalam negeri, terima kasih Bapak Alim Markus yang telah mensupport penggagas acara bazar sejuta UKM ini”, ujarnya.

“Terima kasih pula, atas support beberapa media yang terlibat, RAM TV, SURABAYA TV dan Media Online PotretJatimdaily, karena peran media sangatlah besar dan tidak bisa ditinggalkan ditengah jaman revolusi industri seperti ini”, lanjut presenter cerdas, yang menyandang disabilitas (cacat tubuh) ini.

Ditanya tujuan digelarnya Bazar Sejuta UKM, Kontraktor muda ini menguraikan, ada lima tujuan dari di gelarnya bazar Ini, pertama, Sebagai ajang Promosi dan Pameran untuk memperkenalkan produk unggulan dari pelaku UKM karya anak negeri,

Megawati menambahkan, “Kedua, Ajang tukar pengalaman dan strategi antar pelaku UKM,

“Ketiga, Sarana menimbah ilmu, dan berbagi tips sukses dari nara sumber, agar (hasil produk UKM) sesuai standar permintaan pasar global”, jelas Megawati.

Relawan pendukung Cawawali Surabaya 2020, Lia Istifhamah, yang maju melalui PDI P ini melanjutkan, “Keempat, Membuka peluang pangsa pasar bagi pelaku UKM, dalam menjual produknya.

“Dan tujuan yang terakhir, Memastikan peran serta pemerintah untuk mendukung, dengan memberi kemudahaan birokrasi terutama dalam pemasarannya produk UKM”, katanya kepada awak media potretjatimdaily.com.

NING LIA BAGI TIPS DAN STRATEGI PROGRAM “GRAPYAK” NAWA TIRTA

Sementara itu, berbicara sebagai salah satu nara sumber, Lia Istifhamah , atau yang akrab di sapa Ning Lia itu, tampak berbagi tips bagaimana menghasilkan produk unggulan dan stategi pemasaran bagi pelaku UKM, agar (produknya) memiliki daya saing.

Ditemui seusai acara diskusi, oleh awak media potretjatimdaily.com, kandidat doktor UINSA Surabaya ini mengatakan, “Kita sangat apresiasi peran serta pihak swasta, dalam hal ini Maspion Group, yang peduli terhadap produk Pelaku UKM hasil karya anak negeri”,

Menurut Ning Lia, “Pelaku UKM itu adalah orang – orang hebat, mandiri dan penuh semangat berkarya. hal seperti ini bukan sebatas wujud mereka memiliki kegiatan produktif yaitu mendatangkan penghasilan sendiri, melainkan juga wujud potensi bangsa yang mengangkat ciri khas bangsa sendiri.

“Sebagai contoh, ada kain batik tulis yang dibuat dengan tangan mereka sendiri. juga ada banyak lainnya seperti produk pangan yang tentunya halal dan sehat”, tambah Ning Lia.

Ning Lia berharap, “Kita berharap, Semoga acara serupa terus diadakan, agar terjalin kontinyuitas, antara keterlibatan pihak Swasta dan pemerintah, yang serius ingin membantu perekonomian masyarakat dengan para pelaku UKM”,

Ketua III STAI Taruna ini menegaskan, “Agar produk – produk dari pelaku UMK dalam negeri, lebih bisa di cintai oleh rakyat indonesia sendiri” urainya.

“Dan ini sesuai dengan tujuan program Nawa Bhaktinya (Gubernur Jatim) bu Khofifah, terutama point Jatim berdaya dan juga selaras dengan Program Nawa Tirta, yang telah kita gagas, terutama point “Gerapyak”,” pungkas Cawawali arek asli wonocolo surabaya ini lugas.

Seperti telah diberitakan, Ning Lia, cawawali Surabaya 2020, penggagas program Nawa Tirta, yang terinspirasi dari program Nawa Citanya Presiden RI, Jokowi dan Nawa Bhakti Satyanya Gubernur Jatim, Khofifah.

Dengan (Program Nawa Tirta) ini, yang dideklarasikan di atrium Ciputra World Surabaya, Senin (09/09/2019) lalu, diharapkan akan terwujud Kota Surabaya yang Aman, Damai, Sehat dan tentram menuju masyarakat Jawa Timur yang maju sejahtera. (AND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *