oleh

FORDIFA : Motivatori Lahirnya “Entrepreneur Muda” Maha Barista Dan Maha Kopi di Kota Surabaya

-All Post-908 views

 

-Foto : Ketua FORDIFA, Megawati, S.Psi memberikan motivasi kepada para peserta-

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY
JUM’AT (18/10/2019) | 13.14 WIB

Menciptakan entrepreneur muda di berbagai bidang adalah sebuah keniscayaan bagi Negara, serta kewajiban bagi Generasi Sekarang. Pasalnya, Selain Pemuda sebagai generasi milenial, Generasi penerus melainkan juga sebagai tulang punggung masa depan bangsa.

Salah satunya, yang dilakukan oleh Forum Relawan Difabel Indonesia (FORDIFA) dengan mendorong lahirnya pengusaha kopi dari kalangan mahasiswa. Mengingat, Budaya ngopi yang dilakukan berbagai kalangan, utamanya para mahasiswa di kafe dan warung kopi.

Berkesempatan, sebagai salah satu pembicara, ketua FORDIFA, Megawati, S.Psi, di acara yang digelar oleh Maspion Squarepreuneurship Surabaya tersebut, mengatakan, “Seperti kita ketahui bersama, bahwa jumlah Generasi Millenial menempati 33% dari Total keseluruhan penduduk indonesia”.

Menurut Megawati, “Dan Kondisi ini merupakan peluang namun sekaligus Tantangan bagi kita untuk menciptakan dan melahirkan pengusaha-pengusaha muda yang handal, Inovatif, mandiri serta memiliki daya saing”,

“Maka, sudah jadi kewajiban kita bersama untuk mendorong lahirnya entrepreneur muda, khususnya pengusaha kopi baru di Surabaya ini”, tegasnya.

Lanjut Megawati, “Ada beberapa keunggulan ketika kita menjadi entreprenur muda, salah satunya (ketika) masih muda, akan ada banyak waktu untuk memperbaiki Resiko Kegagalan”, ujarnya kepada awak media potretjatimdaily.com, Rabu (16/10/2019).

“Masak kalian kalah dengan saya (sambil langsung memberikan contoh dirinya penyandang disabilitas) Saya adalah seorang pengusaha Kontraktor yang dengan kekurangan ini, bisa menciptakan lapangan kerjaan dan sekaligus bisa membantu memperkerjakan orang normal lainnya”, tantang Megawati, memotivasi kepada seluruh peserta yang hadir.

Relawan Pendukung Cawawali Surabaya 2020, Lia Istifhamah ini menambahkan, “Anak muda itu lebih energik, lebih inovatof dan kreatif serta lebih siap bersaing di dunia ekonomi yang global ini”,

“Ini pula yang jadi tujuan dari program Nawa Tirta, terutama point Grapyak yang digagas oleh ning lia (sapaan akrab Lia Istifhamah) agar terwujud Kota Surabaya yang Aman, Damai, Sehat dan Tentram” pungkas
Motivator dan Praktisi Bisnis, sekaligus penyandang disabilitas ini, mengakhiri acara bertajuk “Menemukan Maha Barista dan Maha Kopi”, yang di gelar di Giant Maspion Square Surabaya, Rabu (16/10/2019) kemarin.

Sementara itu, ditempat yang sama, Manager Event dan Promosi Maspion Square, Sam Yoko menyampaikan, “Ada 3 kegiatan Kopipreneur. Yaitu, Ngopi bareng, Edukasi kopi, dan penjelasan lomba pembuatan business plan kopi,” katanya kepada potretjatimdaily.com

“Dari tanya jawab dan dialog yang ada, tampak sekali para mahasiswa antusias mengikuti program ini,” paparnya.

“Mulai 1 November hingga 31 Desember 2019, sambil dilakukan sosialisasi ke kampus-kampus, peserta dapat mengirim proposal business plan ke Maspion Square,” tambah Manager berkacamata ini.

Presenter yang akrab disapa Kak yoko ini menegaskan, “Dan (nanti) Pada Januari 2020 mendatang, bertepatan dengan HUT Maspion Square, 3 orang pemenang lomba business plan akan diumumkan. Mereka akan mendapat hadiah berupa alat pembuat kopi, both, dan sewa stand gratis selama 3 bulan di Maspion Square”, tutupnya.

Hasil pantauan potretjatimdaily.com, hadir sebagai peserta pada kesempatan kali ini, para mahasiswa dari berbagai kampus di Surabaya seperti Universitas Airlangga (Unair), Universitas Narotama (Unnar), Universitas 17 Agustus 1945 (Untag), Universitas Dr Soetomo, dan (Unitomo) Surabaya. (ARB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed