Hari Kartini 2021, SAHABAT K1P : Ada Kesetaraan dan Peranan Perempuan

 398 views

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
RABU (21/04/2021) | PUKUL 09.08 WIB

TOKOH NASIONAL| Pada peringatan Hari Kartini, yang jatuh pada Rabu, 21 April 2021 ini.

Topik Emansipasi dan peranan wanita, tetap menarik untuk diperbincangkan.

Salah satunya datang dari Ketua Sahabat Khofifah Indar Parawansa, Hamedi, SE.

Bagi Hamedi, perayaan Hari Kartini kali ini, diartikan sebagai momen pengingat bahwa perempuan memiliki kesetaraan hak dan (memiliki) kewajiban berperan.

Salah satu hasil perjuangan R.A. Kartini, perempuan tidak lagi berada pada urutan ke sekian serta Memiliki kesempatan untuk berada di depan dalam segala hal.

Perempuan berperan penting di berbagai bidang, seperti Pendidikan, Kesehatan, dan sektor Ekonomi, guna mewujudkan Indonesia yang Maju dan Sejahtera.

“Emansipasi wanita itu, menuntut kaum perempuan, Baik di bidang Pendidikan, Kesehatan, maupun bidang Ekonomi, wajib aktif berperan, ” ujarnya, melalui sambungan selularnya, kepada media potretjatimdaily.com, Rabu (21/4) siang.

Dimasa pandemi COVID-19 ini, menurut Hamedi, perempuan berperan penting dalam upaya penanganan virus corona, upaya penerapan sistem pendidikan daring (virtual), dan upaya pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi.

Di era sekolah daring, perempuan yang menjadi ujung tombak pendidikan anak.

“Sosok ibu-lah yang dominan berperan membantu keilmuan anak, membentuk kepedulian serta moral yang berakhlaqul karimah, ” kata Eksponen Reformasi ’98 Jawa Timur tersebut.

Lebih lanjut, Ketua Forum Komunikasi Warga Terdampak Eks-Lokalisasi Kota Surabaya ini menambahkan, Di bidang Kesehatan, perempuan juga memiliki peran yang sama pentingnya. Bahkan, mereka menjadi elemen terdepan dalam mencegah klaster rumah tangga.

“Peranan (perempuan) dibutuhkan dalam penerapan standar protokol kesehatan rumah tangga, ” tambah Hamedi.

Berbicara peranan perempuan dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi

Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional Jawa Timur ini, mengatakan, sebagian besar penggerak aktifitas UKM dan KUMKM di masyarakat adalah perempuan. Ini bukti bahwa perempuan juga memiliki peran sebagai penggerak perekonomian bangsa.

Hamedi mengingatkan, sebuah anekdot tentang Uang belanja dan perempuan. Soal hitung uang belanja, perempuan lebih pandai berhitung daripada laki-laki.

Artinya, dilingkungan paling kecil yaitu keluarga, perempuan memiliki peran besar urusan keuangan rumah tangga.

Perempuan lebih mampu untuk menata, mengalokasi, serta (akan) berusaha mencukupkan keuangan yang dimiliki.

“Pada masa pandemi, perempuan diuji untuk mampu mengelola keuangan dengan baik. Mereka memeras otak agar dapur tetap ngebul,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *