Jelang Peringatan Hari Difabel Internasional, MEGAWATI : Ada Presiden JOKOWI dan Gubernur Jatim KHOFIFAH di Hati

 5 views

 

-FOTO : Ketua Fordifa, Megawati sekeluarga bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa-

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY
RABU (30/10/2019) | 05.00 WIB

Hari Difabel Internasional, yang jatuh pada tanggal 3 Desember itu, setiap tahunnya selalu diperingati oleh para penyandang Disabilitas atau Kaum Difabel Sedunia, Tak terkecuali oleh FORDIFA Indonesia.

Sebagai wadah Forum Relawan Difable Indonesia (FORDIFA) yang ada di seluruh tanah air tersebut, telah menyiapkan serangkaian acara yang penyelenggaraannya akan dipusatkan di Kota Surabaya Ibu Kota Provinsi Jawa Timur ini.

Ketua FORDIFA Indonesia, Megawati mengatakan, “Nanti kita akan launching Album bertajuk “Sang Diva”, hasil karya dari Kaum Difabel seluruh Indonesia. Disini, semua artis yang terlibat adalah Penyandang Disabilitas, termasuk saya”, ujarnya seraya tersenyum kepada potretjatimdaily.com, di Cafe KPK Gunungsari Surabaya, Senin (28/10/2019) kemarin.

“Rencananya juga akan ada acara Audisi Multi Talent bagi Difabel dan Road Show Job Market Fair. Untuk itu, Kami sudah mulai jajakan kerjasama dengan beberapa pengusaha Hotel di Surabaya”, tegasnya.

Berbicara soal Penyandang Disabilitas atau Kaum Difabel, Menurut Jeng Ratu, begitu biasa Megawati disapa ini, “Kaum Difable (Different Asabelity) itu Seseorang dengan kelebihan yang berbeda atau tergolong bukan manusia normal, akan tetapi Super normal”, urainya.

“Karena, Walaupun Dengan Kondisi yang tidak biasa itu, akan tetapi (Difabel) bisa melakukan apa saja”, katanya.

“Maka, tak mengherankan bila telah banyak kita temukan ada (Difabel), dengan keterbatasan fisik tidak memiliki tangan, namun mampu melukis dengan menggunakan organ tubuh yang lain, semisal Kaki dan mulutnya”, jelas Megawati.

Atau dengan kata lain, Difable memiliki energi dua kali lipat (dari manusia normal) saat melakukan aktivitas untuk memperoleh hasil yang diinginkannya seperti aktivitas serupa yang dilakukan oleh manusia normal.

Baginya, menjadi Seorang Difabel itu adalah Anugerah yang harus disyukuri, dan bukan kurang beruntung karena memiliki kekurangan fisik, mental dan syaraf motoriknya.

“Jadi bagaimana dengan Anugerah yang dimiliki walapun itu, berbentuk sebuah “keterbatasan”, Kita mampu berbuat lebih, mampu berprestasi dan sukses diberbagai bidang, diantara Olahraga dan pemerintahan”, ungkap Megawati.

Ibu dua anak ini mencontohkan, “Seperti Atlet Power Lifting, Ni Nengah Widiasih, Perenang, Jendi Panggahan dan Pebulu tangkis, Dimas Prasetyo. Ini bukti, jika diberi kesempatan, kami mampu berprestasi mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional”,

Pantauan Potretjatimdaily.com, tercatat ada beberapa nama Atlet Difable yang sukses dan berprestasi, diantaranya Atlet Power Lifting, Ni Nengah Widiasih, peraih emas Asean Paragames 2018 di Malaysia dan Medali Perunggu Paralympic Brazil, perenang, Jendi Panggahan, Peraih emas Asian Paragames Jakarta 2018, dan Pebulu tangkis, Dimas Prasetyo, Peraih tiga medali emas Olympic World Games Amerika Serikat 2015 lalu.

ADA PRESIDEN JOKOWI DAN GUBERNUR KHOFIFAH DI HATI KAUM DIFABEL

Organisasi FORDIFA Indonesia sangat meng apresiasi Peran serta wujud Kepedulian dari Pemerintah terhadap keberadaan dan Kesejahteraan Kaum Difabel.

Megawati mengungkapkan, “Sekarang ini, terutama bagi kita (Difabel) terutama yang tinggal di sini (Jatim), Pemerintah sudah sangat peduli, terutama Presiden, Joko Widodo dan Gubernur Jatim, Khofifah”.

Bercerita Kepedulian Presiden Jokowi kepada Kaum Difable, menurut Perempuan yang juga berprofesi sebagai psikolog ini,
“Hanya diera Presiden Jokowi, Kaum Difable diberi peran di Pemerintahan, ada mbak Evi Rahmi Kasim dan mas Surya Tjandra, penyandang disabilitas daksa”.

“Presiden Jokowi telah memuliakan Kaum Difabel, dengan mengijinkan (Difabel) untuk duduk di pemerintahan dan menjadi wakil menteri”, tandasnya.

Disinggung soal Kepedulian Gubernur Jatim, Khofifah,
Megawati menambahkan, “Bu Khofifah (Gubernur Jatim), punya jiwa sosial yang tinggi, itu bisa dilihat saat jadi menteri Sosial kemarin sampai hari ini”,

“(Dan) rasa empati (Gubernur Khofifah) kepada kami sangatlah besar, terbukti dari bantuan pemasangan tangan palsu dan santunan beliau jadikan program kerjanya. Serta dihampir setiap ada acara di lingkungan Pemprov. Jatim, kami selalu diundang dan diberi peran”, lanjutnya.

Megawati berharap, “Semoga Kebijakan yang sudah diambil oleh Presiden Jokowi dan Gubernur Khofifah itu, bisa dicontoh oleh pejabat – pejabat di daerah – daerah yang lain”, pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi telah melantik Evi Rahmi Kasim, sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial Kementrian Sosial dan mengangkat Surya Tjandra sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang.

Sementara itu, terpisah, Gubernur Khofifah, telah membantu memasangkan tangan palsu Widji Fitriana, saat kunjungan kerja di kabupaten kediri, Minggu, (21/07/2019) dan memberikan santunan kepada difable di puncak acara HUT RI Ke-74, di gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (17/08/2019) tersebut. (AND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *