Judul: Jelang Pendaftaran Pilkada Surabaya, LIA ISTIFHAMA Perkuat Basis Relawan

 300 views

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SABTU (18/07/2020) | PUKUL 22.18 WIB

Terlihat, Semakin hari Bakal Calon Wakil Wali Kota Surabaya, Lia Istifhama (Ning Lia), semakin masif melakukan sosialisasi seiring semakin mepetnya pelaksanaan Pilkada Surabaya 2020.

Melalui sambungan telepon selular, Ning Lia mengaku akan terus menggerakkan basis relawannya hingga detik-detik akhir pendaftaran September 2020 mendatang.

“Sebelum ayah saya wafat, kami sering berdiskusi dan sepakat bahwa sekali layar terkembang, pantang mundur ke belakang,” kata Ning Lia, Kepada potretjatimdaily.com, Sabtu (18/7/2020) malam.

Menurutnya, basis jaringan relawan harus terus dijaga karena relawan lah yang menurutnya tulus membantu sejak awal proses.

Bahkan lebih lanjut Perempuan asli Wonocolo Surabaya tersebut juga menambahkan, bahwa basis relawannya tidak dalam konteks jual beli kekuatan (Transaksional).

“Dulu sempat ada kandidat yang secara gamblang menebar fitnah bahwa saya ini calon boneka. Di mana nanti suara relawan saya jual ke dia. Gak ada blas saya jualan suara relawan ke dia atau lainnya,” tambahnya

Lia Istifhama usai menggelar Rapat koordinasi bersama Perwakilan Komunitas Relawan pendukung, Cafe Maqobar, Jalan Raya Bubutan No.57 Surabaya, Sabtu (18/07/2020) malam.

Sementara itu, Lia Istifhama sendiri masih enggan berandai-andai terkait rekomendasi, ataupun kemungkinan digandeng dengan salah satu koalisi.

“Bagi saya, apapun hasil soal rekom. Itu bukan kapasitas saya sama sekali. Itu sepenuhnya milik Allah SWT sebagai pemegang takdir,” ungkapnya.

Secara terpisah, H Khusairi, salah satu tokoh Madura yang getol bergerak di dalam basis relawan, menjelaskan rasa optimis bahwa jagoannya pasti lolos dalam Pilkada Serentak 2020 Desember nanti.

“Kalau melihat prosesnya, Ning Lia ini saya kok Haqqul yakin pasti namanya bertengger di kertas suara. Ning Lia ini sosok yang gampang ngesaknoan (berempati), namun di sisi lainnya, dia tegas dan cerdas. Dia itu terlihat kalem, tapi sebenarnya calon pemimpin yang kendhel (pemberani),” ujar warga Semampir ini. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *