Kembali Viral Aksi Bersama dan Tagar WIS-LIA ae, HAMEDI, SE : Ada Konsistensi, Eksistensi dan Representasi Cerdas

 405 views

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
RABU (22/07/2020) | PUKUL 20.34 WIB

Jelang diumumkannya rekomendasi pasangan calon di pilkada Surabaya oleh DPP PDI Perjuangan, mendadak kembali viral Gambar dan tulisan bertanda pagar WIS-LIA ae.

Ternyata, Dari hasil pantauan potretjatimdaily.com, Perpaduan WIS-LIA ae, juga ditunjukkan melalui aksi kerja nyata dari Relawan Pebdukung WSB dan Ning Lia.

Ketua umum Sahabat Khofifah Indar Parawansa (K1P) Surabaya, Hamedi, SE, ikut angkat bicara.

Hamedi ikut mengapresiasi kembali munculnya gambar Pasangan Calon dengan tanda pagar #WIS-LIAae dan Jalinan Kekompakan yang tetap erat terjaga, melalui kebersamaan aksi bhakti sosial bersama, oleh relawan pendukung WSB dengan relawan pendukung Ning Lia itu.

“Itu bukti akan adanya konsistensi dari mayoritas aspirasi warga kota, adanya eksistensi dalam berproses politik dari Bakal Calon Ideal dari PDI-P, dan representasi cerdas Pasangan calon potensial diajang kontestasi Pilwali Surabaya 2020 ini, “ujarnya kepada potretjatimdaily.com, Rabu (22/07/2020) siang.

Berbicara bentuk Konsistensi dari mayoritas aspirasi warga kota,

Mantan Wakil Ketua Karang Taruna Kota Surabaya ini, menyatakan, “(Jadi) Telah terbukti, tidak hanya di medsos, melainkan juga, ditunjukkan melalui aksi bhakti sosial bersama di hampir seluruh wilayah Surabaya oleh para relawan pendukung WSB dengan Relawan Pendukung Ning LIA, “tegasnya.

Lebih lanjut, Hamedi menambahkan, bahwa Artinya ada banyak atau mayoritas dari para calon pemilih, warga dan kota Surabaya, yang menginginkan (aspirasinya), akan tetap hadirnya kolaborasi Pasangan Potensial Nasionalis dan Religius, sebagai penerus Walikota Risma.

Ditanya adanya eksistensi dalam berproses politik dari pasangan calon WIS-LIA ae,

Kembali Hamedi menjelaskan, “Sebagai Bakal Calon yang sama-sama mengikuti penjaringan bakal calon melalui PDI Perjuangan, baik WSB, maupun Ning Lia, tetap eksist sebagai satu pasangan calon yang (tetap eksist pula) berproses politik running diajang pilwali, “ungkapnya.

“Sementara, tidak sedikit diantara para Bakal calon (yang juga sama-sama lewat PDI-P) lainnya yang telah bergonta-ganti pasangan calonnya dan berhenti berproses running di bursa pilwali, “ulas Alumni SMA Negeri 21 Surabaya itu.

Masih menurut Hamedi, Sebut saja, Ada Gunawan, yang memilih menjadi cawawali mendampingi cawali, M. Yasin, sebagai Pasangan Calon Jalur perseorangan atau Independen. Atau, Armuji, yang telah menyatakan mundur dari proses pencalonannya di Partai berlambang kepala banteng moncong putih.

Saat disinggung soal representasi cerdas dari Pasangan Potensial WIS-LIA ae,

Alumni Universitas Wijaya Putra (UWP) Surabaya ini, menjabarkan, Pasangan Wakil Walikota, Whisnu Sakti Buana dan Keponakan Gubernur Jatim, Lia Istifhama itu, merupakan Representasi dari Dua bassis besar Kota Surabaya. Dimana, WSB mewakili basis suara abangan (Nasionalis), sedangkan, Ning Lia, simbol ceruk suara kaum ‘ijo’ nahdliyin (Religius) Surabaya.

“Apabila keduanya di pasangkan, maka akan jadi satu kekuatan besar dan berpeluang besar pula untuk meraih kemenangan. Dan, Itu (kekuatan besar) telah terbukti, saat memenangkan pasangan Risma-Whisnu di Pilwali Surabaya 2015 silam, “ungkap Mantan Koordinator Kecamatan Benowo Relawan ‘Saya Surabaya’ 2015.

Hamedi mengatakan, Pasangan WIS-LIA ae, merupakan representasi dari kepentingan pemilih laki-laki dengan pemilih perempuan, representasi Pemilih tradisional dengan pemilih generasi milenial dan Reprentasi Sinergi diantara Pemkot Surabaya dengan Pemprov Jatim.

“Dan dari Pasangan WIS-LIA ae ini, warga dan kota surabaya, bisa lebih berharap akan terjalin harmonisasi hubungan dan Sinergitas kinerja antara Kota Surabaya dengan Provinsi Jawa Timur, “beber Hamedi.

Disisi lain, Hamedi meyakini bahwa Megawati Soekarto Putri akan cerdas dan bijak dalam merekomendasikan pasangan calon di pilkada surabaya.

“Bu Mega (Megawati Soekarno Putri, red) itu, sosok pemimpin yang cerdas dan bijak. Dan, Jika PDI-P ingin menang lagi, maka tidak ada pilihan lain kecuali mengusung Pasangan yang ideal dan potensial, yaitu WIS-LIA ae, “katanya.

Kepada para calon pemilih warga kota, Kembali Hamedi mengingatkan agar cerdas dalam menggunakan Hak pilihnya.

“Saatnya, untuk memilih, Pasangan yang ideal, Pasangan potensial dan representasi cerdas dari warga dan Kota Surabaya, “pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *