KHOFIFAH Sebut ada bau sampah di GBT Surabaya, PEMPROV JATIM : Jadikan Masukan dan Jangan disalah artikan

 18 views

 

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
MINGGU (03/11/2019) | PKL. 11.32 WIB

Pemerintah Provinsi Jawa Timur angkat bicara untuk Menanggapi munculnya beragam komentar dari Pernyataan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, yang disampaikannya kepada awak media, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jum’at (01/11/2019) lalu itu, dengan menyebut Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) bau sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo itu, adalah benar berdasar fakta yang didapat saat berkunjung langsung di Stadion GBT Surabaya.

Kepala Biro Humas dan Protokol dan Protokol Pemprov Jatim, Aries Agung Paewai saat ditemui awak media potretjatimdaily.com di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya, Sabtu (02/11/2019) mengatakan “Ibu gubernur sangat mengapresiasi Bonekmania dan Pemkot Surabaya. Akan tetapi alternatif lain harus tetap disiapkan, agar kesempatan menjadi venue tuan rumah Piala Dunia U-20 ini tidak akan berpindah ke provinsi lain,” tegasnya.

Sebab, Khofifah tetap berharap dan terus keras berusaha agar Jatim terpilih menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 dari 6 venue yang dibutuhkan.

Aries menceritakan, “Bahkan, setelah mendengar kabar secara resmi Indonesia ditunjuk sebagai Tuan rumah FIFA U-20 World Cup itu, Jum’at (25/10/2019) Gubernur Khofifah langsung menelpon menpora, Zainuddin Amali, meminta agar satu diantara 6 venue yang akan digunakan untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-20 ada di Jawa Timur”, ungkapnya.

Untuk itu, mantan menteri sosial itu telah menyiapkan empat alternatif stadion, antara lain Stadion Kanjuruhan Malang, Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Stadion Surajaya Lamongan dan Stadion Gelora Bangkalan. Dipilihnya keempat stadion itu karena dinilai telah memenuhi standar yang direkomendasikan FIFA.

Aries menambahkan, “Ibu Gubernur sangat berharap Jatim bisa dipilih menjadi salah satu venue dari 6 venue yang dibutuhkan untuk piala dunia U-20. Karenanya beberapa alternatif tengah kami siapkan dengan baik,” terangnya.

Sedangkan mengenai pernyataan Khofifah mengenai bau sampah di sekitar GBT, Aries menyebut hal itu semata-mata sebagai bentuk masukan dan motivasi bagi Pemkot Surabaya agar menyelesaikan persoalan bau sampah.

Aries berharap penyataan Khofifah tidak disalahpahami dan ditanggapi negatif.

“Kita berbicara skala nasional, bukan daerah per daerah. Hal ini jangan disalahartikan dan ditanggapi negatif. Tidak ada Surabaya, tidak ada Malang, yang ada Jawa Timur dan Indonesia,” pungkasnya (ARB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *