Komitmen Cinta Lingkungan Demi Antisipasi Corona, Ini Yang Dilakukan Perempuan Tani Jatim

 22 views

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SABTU (21/03/2020) | PUKUL 14.28 WIB

“Kita harus yakin, bahwa lingkungan sehat Insya Allah merupakan salah satu cara penting melawan wabah Corona”.

Hal itu disampaikan oleh Lia Istifhama, ketua DPD Perempuan Tani HKTI Jatim, kepada awak media potretjatimdaily.com, Sabtu (21/03/2020) siang.

“Kita kan punya iman, yah. Kalau soal hidup dan mati, itu tak lepas dari takdir. Namun tentang menjaga kesehatan, itu harus dari diri kita sendiri. Bagaimana memotivasi diri agar pikiran sehat, juga bagaimana pribadi kita punya kepedulian pada lingkungan. Penting lho, lingkungan sehat karena kita ini kan sebagai orang tua wajib menjaga kelestarian lingkungan demi anak cucu kita. Saya kira, lingkungan yang sehat Insya Allah bisa mereduksi dampak besar dari wabah Corona. Bukan sepenuhnya mampu membentengi, mungkin yah. Tapi setidaknya ikhtiar mereduksi, mengurangi resiko penyebaran itu. Nah, itu yang menjadi alasan Perempuan Tani HKTI Jatim untuk membagikan pupuk. Diharapkan, pupuk ini mampu membantu pertumbuhan pohon dan tanaman, sehingga lingkungan lebih sehat. Perempuan Tani ingin menjadi bagian di dalam itu”, ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa yang sudah jalan saat ini adalah wilayah Gresik, Surabaya, dan Bangkalan.

“Yang di Gresik, langsung dilakukan oleh ketua DPK (Dewan Perwakilan Kota/Kabupaten)nya, yaitu dokter Nila. Kalau di Bangkalan oleh Mbak Sovie, pengurus DPD Perempuan Tani Jatim. Yang di Surabaya juga dilakukan oleh pengurus Jatim. Karena untuk DPK Surabaya sudah terbentuk, tapi belum dilantik. Sebenarnya akhir Maret ini Jombang dan Surabaya akan dilaksanakan pelantikan DPK. Tapi dari DPN (Pusat), Bu Ketum Dian Novita menyampaikan penundaan pelantikan. Hal ini tak lepas dari imbauan Presiden Jokowi dan Pak Moeldoko selaku ketua HKTI Pusat tentang situasi Indonesia yang sedang prihatin melawan Corona”, pungkasnya. (Red)

Sovie, Pengurus DPD Perempuan Tani HKTI Jatim, saat membagikan pupuk kepada petani di kabupaten bangkalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *