KONFLIK PAPUA : RKLA Gelar Forum Lintas Agama, Ajak Sesama Anak Bangsa Saling Menghargai.

 9 views

 

SURABAYA – Potret Jatim Daily
Jum’at (23/8/2019) | 22.05 WIB

Bertempat di RM. Agis, Jalan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Jum’at (23/8/2019) siang, Rumah Komunikasi Lintas Agama (RKLA) menggelar forum guna menyikapi peristiwa bentrok di asrama mahasiswa papua surabaya dan kerusuhan di papua.

Forum yang menghadirkan Sekjen DPP RKLA, Dody Iwa Kusuma, Ketua DPD RKLA Jawa Timur, Misbahus Salam, serta Wakasat Intel Polrestabes Surabaya, Kompol Sofyan ini, mengambil thema “Kita semua bersaudara karena kita adalah satu bangsa Indonesia, Bhineka Tunggal Ika”.

Dalam kata sambutannya, Dody Iwa Kusuma mengajak semua elemen untuk tidak saling menyalahkan atas konflik yang terjadi, baik di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya maupun bentrokan di Papua Barat.

“Kita harus memahami bahwa Indonesia mempunyai ideologi Pancasila. Kita harus saling menghargai dan saling menyayangi serta memaafkan,” ucap nya.

Lanjut Dody Iwa Kusuma, “Nantinya akan ada pihak ketiga yang diuntungkan jika konflik ini terus berlarut-larut”.

Sebagai tindak lanjut, RKLA akan melakukan sosialisasi dan asesmen bela negara untuk merekatkan kerukunan antar umat beragama.

Masih menurut Dody Iwa Kusuma, “Kita terus gemborkan Pancasila dan sikap saling menghargai dan menyayangi. Indonesia adalah negara yang punya adat istiadat dan budaya tinggi,”

Di tempat yang sama, Sekretaris RKLA Jawa Timur, Veronica mengatakan, forum tersebut dibentuk untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa Jawa Timur kondusif.

Tambah Veronica, “Jatim adem ayem dan Jawa Timur tidak bisa diprovokasi dengan isu apapun. Isu agama, isu sara dan isu lainnya tidak akan mempan di Jawa Timur,” tegas nya kepada awak media, potretjatimdaily.com

Diharapkan dengan berkumpulnya sejumlah elemen, mulai tokoh muda Nahdlatul Ulama, masyarakat etnis Tionghoa, dan Papua, dalam forum tersebut semakin mengeratkan tali silaturahmi masyarakat di Jawa Timur.

Acara yang juga di hadiri oleh putra gubernur jatim, khofifah, Jalaluddin mannagalli dan Aktivis Perempuan, Lia Istifhama ini, ditutup dengan penanda tanganan bersama.
(AND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *