Lagi, KPK OTT Wali Kota Cimahi Terkait Izin RS Kasih Bunda

 93 views

Walikota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna

JAKARTA – POTRETJATIMDAILY.COM
JUM’AT (27/11/2020) | PUKUL 21.09 WIB

Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Ajay diduga menerima suap terkait perizinan rumah sakit.

“Benar (ada OTT Wali Kota Cimahi),” Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dimintai konfirmasi potretjatimdaily.com, Jumat (27/11/2020).

Sumber potretjatimdaily.com di KPK menyebutkan Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna ditangkap pukul 10.30 WIB tadi. Saat ini Ajay dalam perjalanan menuju ke KPK.

“Perizinan pengembangan RS Kasih Bunda Cimahi,” sebut sumber potretjatimdaily.com itu.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjerat OTT.

Sementara itu, secara terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono menyatakan pihaknya tidak akan memberikan bantuan hukum atau pendampingan terhadap Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna yang juga Ketua DPC PDIP Kota Cimahi.

“Kebiasaan di PDI Perjuangan, tidak ada bantuan hukum untuk kader yang melakukan korupsi,” ucap Ono saat dikonfirmasi, Jumat (27/11/2020).

Menurut Ono, Ajay terancam dijatuhi sanksi berupa pemecatan apabila terbukti melakukan korupsi.

Meski demikian, kata dia, keputusan pemecatan menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

“Pemecatan itu merupakan wewenang DPP,” ujar dia.

Lebih lanjut, Ono mengatakan PDIP Jabar saat ini masih mengecek lebih lanjut kabar penangkapan tersebut.

Sebelumnya, KPK melakukan OTT terhadap Ajay terkait dugaan korupsi proyek pembangunan RS di Kota Cimahi.

Belum diketahui pasti berapa nilai korupsi yang diduga dilakukan Ajay. Lembaga antirasuah juga belum mengungkap siapa saja pihak yang turut diamankan bersama Ajay.

Ajay menjabat wali kota Cimahi sejak sejak 22 Oktober 2017. Sebelum masuk dunia politik, Ajay merupakan seorang pengusaha dan pernah menjabat Ketua HIPMI Jabar.

KPK juga pernah mengusut kasus korupsi Wali Kota Cimahi sebelumnya, Atty Suharti pada 2016. Saat itu, Atty ditetapkan sebagai tersangka suap bersama suaminya, M Itoch Tochija terkait pembangunan pasar.

Hasil pantauan potretjatimdaily.com, OTT ini berselang beberapa hari setelah KPK menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Edhy telah ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan suap ekspor benih lobster. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *