Lima Kelemahan Virus Corona

 9 views

Dari waktu ke waktu, korban terinfeksi virus corona terus meningkat.

Sejauh ini juga belum ada tanda-tanda bahwa pandemi Covid-19 akan segera reda.

Hal ini membuat masyarakat semakin takut.

Bahkan, di beberapa daerah ada warga yang melakukan penolakan jenazah positif corona untuk dimakamkan di wilayahnya, karena takut air dan tanahnya tercemari virus corona.

Padahal, pemerintah sudah terus memberikan informasi-informasi terkait corona dari mulai bagaimana proses penyebarannya dan bagaimana pencegahannya.

Dari awal pemerintah juga sudah mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dengan rutin mencuci tangan serta memakai masker apabila ke luar rumah.

Melihat cepatnya penularan virus corona, kita memang harus berhati-hati agar tidak terkena infeksi dari virus tersebut.

Namun, apakah kalian tahu bahwa virus corona juga memiliki beberapa kelemahan?

Jika kita tahu kelemahan virus corona, kita dapat dengan tepat melakukan penyegahan virus corona.

Berikut Potretjatimdaily.com melansir dari simplyways, Jumat (10/04/2020), lima kelemahan virus corona yang wajib kamu ketahui.

1. Sabun dan air mengalir dapat mematikan virus corona.

Sejak awal, pemerintah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Hal ini dikarenakan virus corona dapat dibunuh menggunakan sabun.

Kandungan senyawa pada sabun dapat menghancurkan tiga susunan virus, yang pertama, Inti virus yang terdiri dari DNA atau RNA, Kedua, Protein yang merupakan bahan baku virus untuk membelah diri, ketiga, Pelindung luar terdiri dari lapisan lemak.

Karena tiga bagian tersebut tidak terikat dengan kuat satu sama lain, membuat lapisan lemak pada virus dapat hancur dengan mudah oleh sabun.

2. Virus corona akan kalah dengan daya imun yang kuat.

Adanya daya imun yang kuat dapat melindungi tubuh dari infeksi virus corona.

Virus akan mudah dikalahkan jika antibodi seseorang tidak lemah.

Penelitian di Australia membuat sejumlah eksperimen dengan pasien Covid-19 dan kemudian memantau kadar antibodinya setiap hari.

Hal ini terbukti pada pasien Covid-19 yang memiliki gejala ringan terinfeksi virus corona, dapat pulih karena daya imunnya lebih kuat dari virus.

Maka dari itu, kita harus menjada pola hidup agar tetap sehat.

Seperti rajin berolahraga dan mengonsumsi makanan-makanan bernutrisi tinggi seperti sayur dan buah.

3. Covid-19 dapat dibasmi dengan disinfektan.

Berdasarkan hasil penelitian, virus dapat dibasmi dengan disinfektan yang memiliki kandungan alkohol berkadar 60-70 persen, hidrogen peroksida 0,5 persen, dan sodium hipoklorit dengan kadar 0,1 persen.

Hanya butuh waktu satu menit disinfektan ini membasminya.

Hal inilah yang menjadikan pemerintah gencar melakukan penyemprotan disinfektan secara massal di sudut-sudut kota.

Dan kita juga dianjurkan untuk membersihkan perabotan-perabotan rumah tangga dengan cairan disinfektan, terutama perabotan yang sering tersentuh oleh tangan.

4. Suhu panas akan membuat virus corona melemah.

Menurut World Health Organtization (WHO) virus penyebab SARS dapat terbunuh pada suhu 56 derajat celsius.

Penyakit SARS ini juga dapat disebabkan oleh virus corona.

Hanya saja, belum ada penelitian khusus apakah virus corona dapat melemah pada suhu panas.

5. Covid-19 tidak tahan lama menempel pada benda.

Seiring berjalannya waktu, virus corona tidak cukup kuat untuk bisa menimbulkan infeksi apabila terlalu lama menempel pada permukaan benda.

Sehingga, WHO maupun pemerintah tidak melarang pengiriman paket antar negara karena risiko penularan virus corona melalui media pengiriman paket tersebut sangatlah rendah. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *