NING LIA Jalin Silaturahmi dengan Tokoh PKB Surabaya, H. MINUN LATIEF : Wis Wayahe, Walikotae tekho Kader NU.

 13 views

 

SURABAYA – Potret Jatim Daily
Rabu (4/8/2019) | 13.30 WIB

Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya 2020. Untuk mencari sosok Walikota penerus Risma, yang akan purna tugas pada tahun 2021 mendatang, Semakin menjadi menarik untuk disimak.

Ada banyak nama yang sudah bermunculan, Seperti Armuji, Wishnu Sakti, Eri Cahyadi, Lia Istifhama, Sukma Sahadewa, Dhimas Anugrah, Samuel Teguh Santoso, Firman Syah Ali, M. Sholeh, Djadi Galajapo, Gus Hans, Daniel Gunawan, Mufti Mubarok dan Jamhadi,

Sebut saja salah satunya, Lia Istifhama. Aktifis perempuan yang mendapatkan dukungan dari Relawan Sahabat Khofifah Indarparawansa (K1P) Surabaya, Relawan Surabaya Ceria, Relawan Aliansi Madura Bersatu, Serikat Pedagang Kaki Lima (SPEKAL) Jawa Timur, Paguyuban Pedagang Pasar Tradisional Surabaya, Relawan Surabaya Berlian, Relawan Surabaya Juara, dll ini, untuk maju dalam kontertasi Pilwali Surabaya, yang akan diselenggarakan serentak pada (23/9/2020) mendatang.

Ditemui potretjatimdaily saat Menutup acara Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa STAI TARUNA, Jl. Dukuh Sumber Sari RT.02 / RW.02 Kelurahan Sumberrejo Kecamatan Pakal Surabaya, Senin (2/8/2019) malam, Ning Lia, sapaan Lia Istifhama, dalam sambutannya mengatakan, “Sudah saatnya kita harus bangkitkan kembali kepekaan sosial, untuk saling mengingatkan diantara kita, yang dimulai dari diri sendiri, keluarga maupun masyarakat sekitar”.

Lanjut Ning Lia, “Diantaranya yang perlu kita ingatkan kembali agar membentengi diri kita, lingkungan sosial, adik adik kita serta anak anak kita dari bahaya intoleransi dan bahaya amoral”.

“Sehingga kita semua supaya terbangun adanya solidaritas sesama anak bangsa”, pungkas Ketua III STAI TARUNA Surabaya ini tegas.

Sementara itu, menurut H. Minun Latief anggota DPRD Kota Surabaya terpilih 2019-2024 ini, seusai acara mengatakan, “Saya pribadi mendukung Ning Lia untuk maju sebagai walikota atau wawali kota surabaya, krn wes wayah’e surabaya di pimpin uwong NU, gubernurnya NU walikotanya yo kudhu NU”.

“Jadi semoga Ning Lia dilancarkan hajatnya dan diberikan kemudahan oleh Allah menjadi walikota atau wakil walikota surabaya”, tambahnya.

Saat ditanya dukungan untuk Ning Lia akhir akhir ini mengalir deras yang dimulai dari warga pingiran kota surabaya, Kyai Minun Latief menambahkan, “ itu klo tidak atas izin Allah, semua itu tidak akan mungkin terjadi, karena tanpa setingan semua mengalir secara alami”, tambah legislator PKB Surabaya ini, optimis.

Ditempat yang sama, Koordinator Relawan Surabaya Ceria, Sudarmanto, mengatakan,” Ning Lia ini patut untuk diperhitungkan dalam kancah pertarungan pilwali surabaya 2020″.

Gus Dar, biasa akrab Sudarmanto di panggil, menambahkan, “Karena beliau yang kita tahu seorang dengan bacground pendidik, pengurus fatayat NU jawa timur yang berwawasan luas, cerdas dalam berpikir untuk kemajuan kota surabaya ke depan. Karena beliau saat ini sudah menggagas beberapa konsep dasar untuk memajukan kota surabaya, Salah satunya adalah gagasan Nawa Tirta”.

Disinggung Program Kerja Nawa Tirta, Gus Dar menjelaskan, “Bu Risma kan identik dengan taman, nah tumbuhan kalau mau terus hidup, kan pasti butuh air, dan kebetulan surabaya dilalui oleh sungai besar brantas dan kali mas yang menghubungkan langsung dengan laut”.

Menurut Gus Dar, “Jadi kalau tidak dikelola dan dimanfaatkan dengan baik kita pasti rugi. Buktinya PDAM sendiri saat ini banyak dikeluhkan warga, disamping airnya keruh tidak layak konsumsi, juga tidak bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan lancar”.

“Karena yang kita tahu dipagi hari banyak sekali warga dibeberapa titik kesulitan air bersih, kran kran tidak bisa mengeluarkan air dengan lancar. Untuk itu kedepan dengan program nawa tirtanya pasti akan dituntaskan oleh beliau (Ning Lia)”, tutupnya. (AND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *