Peduli Pedagang Pasar Tradisional, SAHABAT K1P SURABAYA launching #KErjaBersamaLawanVirusCorona

 4 views

KErja bersama Relawan Lia Istifhama saat aksi pembagian masker dan hand sanitizer kepada pedagang pasar sememi Surabaya

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SENIN (06/04/2020) | PUKUL 09.58 WIB

Pasca di umumkannya soal rencana penutupan sementara Gedung Pusat Grosir Surabaya (PGS) itu, gegara ada empat pedagangnya yang dinyatakan positif terpapar Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Kota Surabaya itu, telah menuai reaksi publik warga Kota.

Hal ini, semakin menambah rasa kebingungan saja, yang akan memicu munculnya ‘Gegana’ para pedagang pasar atas Kebijakan dari Pemerintah Kota selaku pihak pengelola pasar tradisional di wilayah Ibukota dari provinsi Jawa Timur tersebut.

Tercatat, sehari sebelumnya, Pasar Kapasan Surabaya mendadak ditutup sementara oleh PD. Pasar Surya, gegara ada satu Pedagangnya yang dinyatakan positif terjangkit Corona.

Salah satunya datang dari Ketua Sahabat Khofifah Indar Parawansa (K1P) Surabaya, Hamedi, SE, yang ikut angkat bicara.

Hamedi, SE, menyatakan bahwa Pandemi Covid-19 adalah merupakan Masalah Bersama dan hanya akan mampu dilawan dengan KErja bersama dari seluruh Elemen anak bangsa.

“Kita harus peduli dan bersama-sama Lawan Virus Corona itu. Karena, Apa yang telah dialami oleh Para Pedagang Pasar Kapasan dan PGS Surabaya itu, bisa saja akan menimpa pada kita semua, ” ujarnya kepada potretjatimdaily.com, Senin (06/04/2020) siang.

Hamedi menambahkan, “Pandemi Virus Corona merupakan masalah bersama, maka hanya melalui KErja bersama itu, semuanya akan bisa kita selesaikan, ” tegasnya.

Menurut Hamedi, KErja bersama yang terjalin diantara Pemprov. Jatim, Pemkot. Surabaya dan Pengelola Pasar, Pedagang pasar dan Pembeli dan Pihak Swasta dan Kearifan lokal itu, akan mempercepat hilangnya wabah Virus Corona di Lingkungan Pasar Tradisional Kota Surabaya.

“Regulasi dari Pemerintah Daerah, Pendampingan dari Pengelola pasar, Peran aktif dari Pedagang Pasar dan pembeli serta Support dari Pihak Swasta dan Tomas, akan menutup gerak virus corona untuk berreproduksi dan menyebar, ” tegas Hamedi.

Sementara itu, sebagai salah satu bentuk kepedulian dari Komunitas Relawan pendukung Khofifah-Emil saat pilgub jatim 2018 lalu itu, akan segera meluncurkan tagar #KErjaBersamaMelawanCorona.

Dimana Pasar Sememi Kecamatan Benowo Surabaya yang ditempati oleh 427 Orang pedagang itu, dipilih sebagai Lokasi Awal penerapan Program ini.

Dan untuk selanjutnya, akan terus di kembangkan ke semua pedagang dan pasar yang telah terintegrasi saat Kontestasi Pilgub Jatim 2018 kemarin.

“Ada beberapa Pasar di Surabaya yang pernah disapa langsung oleh Gubernur Khofifah dan Wagub Emil dardak. Dan sampai hari ini, terus saling berkomunikasi, ” tandasnya.

Hasil pantauan potretjatimdaily.com, adapun pedagang dan pasar yang pernah disapa secara langsung oleh Khofifah dan,Cawagub Emil Dardak saat pilgub Jatim, 2020 lalu itu, diantaranya Pasar Sememi, Pasar Benowo, Pasar Slompretan, Pasar Sayur Pabean, Pasar Wonokusumo, Pasar Soponyono Rungkut, Pasar Atom Surabaya.

Berikutnya, Pasar Pucang, Pasar Tambah Rejo, Pasar Pacar Keling, Pasar Ikan Pabean, Pasar Tambak Wedi, Pasar Turi Baru (Penampungan), Pasar PPI, Pasar Kembang, Pasar Krukah, Pasar PGS, Pasar Manukan dan Pasar Putat Jaya Surabaya.

“Dan dari kesemua kegiatan-kegiatan itu, kita posting di tagar #KErjaBersamaMelawanCorona. Selanjutnya, agar nantinya bisa di akses oleh publik, maka, Kita upload dan share dalam bentuk berita melalui media online potretjatimdaily.com, ” kata Pria yang juga Ketua Koperasi Pedagang ‘Sememi Makmur Sejahtera’ Pasar Sememi Surabaya ini.

Mantan Wakil Ketua LKMK Sememi ini mengungkapkan, Adapun program yang sudah berjalan, diantaranya Bersama Polsek Benowo lakukan sosialisasi maklumat Kapolri, Bersama Ning Lia bagikan Masker dan Hand Sanitizer dan Bersama Dinas Koperasi Dan UMKM Kota Surabaya sosialisasi, edukasi serta pendampingan pemanfaatan Sarana Cuci tangan (Wastafel), Penyemprotan ‘Disinfektan’ mandiri kepada pedagang Pasar Sememi.

Sekretaris Paguyuban Pengelola Pasar Tradisional Jatim ini berharap agar nantinya seluruh pedagang di pasar se wilayah Surabaya, dapat KErja bersama Melawan Virus Corona.

“Saatnya, Pedagang pasar berdaya, untuk Masyarakat Jatim Maju dan Sejahtera. Dan, Semoga, Wabah Pandemi Covid-19 ini segera berakhir di Surabaya, di Jawa Timur dan di Indonesia, ” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *