Pesan LIA ISTIFHAMA setelah Nobar Film Edukasi bersama Ratusan Siswa

 25 views

 

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SABTU (18/01/2020) | PUKUL 15.26 WIB

PERISTIWA | Ada yang berbeda di studio 4 CGV marvell, Jumat (17/01/2020). Sore itu berlangsung nonton bareng yang diselenggarakan oleh aktivis perempuan, Lia Istifhama, bersama siswa SD Khadijah Surabaya.

Ning Lia, sapaan akrab Lia Istifhama, mengatakan, “Acara nobar ini dalam rangka tasyakuran kedua anak saya. Jadi sifatnya ingin mengajak anak saya lebih mencintai film lokal, terlebih film edukasi yang memiliki kesamaan dengan lingkungan belajarnya. Nah, kemudian ini juga sekaligus kesempatan membuat kesan indah bagi teman-teman anak saya terutama keluarga besar kelas 1-B dan 3-B, para guru, dan keluarga”, urainya.

Membangun kebersamaan antara anak dengan lingkungan sekolah mereka. Membangun kebersamaan sejak dini, itu merupakan tugas kita sebagai orang tua, bukan?”, ujar mantan Semifinalis Ning 2005 ini.

Lia juga menceritakan kesannya menonton film berjudul Ayu Anak Titipan Surga yang diselenggarakannya bersama sekitar 170 tamu undangan.

“Banyak pesan moril dalam film ini. selain bagus mendidik anak untuk sopan dan mencintai keluarga serta teman sebaya mereka. Membuat mereka merasa nyaman di sekolah karena belajar di sekolah memiliki pengalaman-pengalaman unik”, ungkap Ketua Perempuan Tani HKTI Jatim ini.

Menurut Lia, “Bagi saya sih, ini juga mengingatkan saya jaman sekolah dulu. Eling jaman sekolah di SD Taquma”, tegasnya.

“Dulu saya ikut pramuka, cukup aktif , ikut persami dan sebagainya. Kalau dirumah selalu berusaha menghafalkan morse dan isi buku saku”, kenang Lia.

Mantan Putri NU 2005 ini menjelaskan, “Saat tingkatan siaga, dan kemudian jadi penggalang. Luar biasa ikhtiar saya biar bisa jadi penggalang, saking pengene, kalo kata wong Suroboyo. Belajar nyumet (menyalakan, red) korek api, dan sebagainya”, imbuhnya.

Saat itu, Lia Berharap sekali bisa jadi penegak, pandega tapi ternyata gak keturutan karena ikut pramuka sampai SD saja.

“Yang jelas film ini sangat bagus dan layak bermunculan lagi demi character building generasi bangsa”, ujarnya kepada awak media potretjatimdaily.com.

“Semoga ke depan selalu ada perhatian khusus pemerintah daerah terhadap film serupa ini, syukur-syukur bisa mengangkat kearifan lokal. Seperti contoh, karakter warga Surabaya.”, tandasnya dengan tersenyum.

Sementara itu, Ika Harisah, wali kelas 1-B yang saat itu turut mendampingi, menyampaikan apresiasinya pada film edukasi.

“Bagus ini, biar siswa belajar untuk selalu jujur, berani, dan tidak culas atau curang”, jawabnya.

Senada dengannya, Indah Surya Putri, wali kelas 3-B, juga menyampaikan pendapatnya.

“Selain pembentukan moral anak, film tersebut mengingatkan kita sebagai orang tua agar selalu peduli dengan peristiwa yang dialami anak kita” pungkasnya. (Zainul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *