Pilkada Serentak 2020 di Jatim : Pasuruan Raya dan Mojokerto Raya Bakal Dipimpin Kakak Beradik

 59 views

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SENIN (21/12/2020) | PUKUL 07.08 WIB

Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Adi Wibowo, mengungguli lawannya, Raharto Teno Prasetyo-M Hasjim Asjari, Sementara di Kab. Mojokerto, Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra, juga sudah dipastikan menang berdasarkan hitung cepat.

Langkah Gus Ipul makin dekat untuk menyusul adiknya M Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan saat ini. Artinya, Pasuruan Raya hampir dipastikan akan dipimpin kakak beradik itu. Di Mojokerto raya juga demikian, bedanya di Kota Mojokerto, Ika Puspitasari yang lebih dulu memimpin, sedangkan Ikfina kakak iparnya di Kabupaten Mojokerto, bukan saudara kandung.

Diketahui, Sirekap KPU per Jumat (11/12) pukul 05.46 WIB, sudah 66,39 persen perhitungan suara masuk dari total 357 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Pasuruan dalam Pilkada 2020.

JASA APLIKASI DAN KONTRUKSI BANGUNAN

selanjutnya…

Sementara ini, Gus Ipul-Adi memperoleh sebanyak 48.183 suara atau 68,0 persen.

Kemudian, rival mereka Teno-Hasjim batu mendapat 22.665 suara atau 32,0 persen.

Dari empat kecamatan di Kota Pasuruan, suara untuk Gus Ipul-Adi pun unggul semua atas Teno-Hasjim.

Pada Pilkada 2020 Kota Pasuruan ini, Gus Ipul-Adi maju dengan dukungan koalisi PKB, Golkar, PKS, PAN, PPP, dan Gelora. Sementara lawan mereka yang merupakan Wali Kota petahana Raharto Teno Prasetyo didukung koalisi PDIP, Hanura, NasDem, dan Gerindra.

Gus Ipul sendiri merupakan mantan Wakil Gubernur Jawa Timur, yang mendampingi Soekarwo selama dua periode. Ia juga pernah melaju dalam kontestasi Pilgub Jatim 2018 lalu, namun ia dikalahkan mantan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa.

Hasil pantauan potretjatimdaily.com, Untuk diketahui, Sirekap adalah instrumen publikasi dan transparansi KPU RI. Data Sirekap merupakan hasil foto formulir rekapitulasi suara di setiap TPS.

Meski begitu, Sirekap tidak bisa dijadikan penentu hasil akhir Pilkada 2020. KPU tetap merujuk hasil rekapitulasi manual berjenjang pada Pilkada serentak 2020 ini. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *