PILWALI SURABAYA 2020 : Duet Keponakan Khofifah-Mahfud MD, DEC : Berpeluang besar Gantikan Risma-Whisnu

 20 views

 

SURABAYA – Potret Jatim Daily
Jum’at (23/8/2019) | 20.04 WIB

Kontestasi Pemilihan walikota (pilwali) surabaya akan di gelar pada 23 september tahun depan, namun sudah banyak bermunculan figur yang mulai menarik perhatian anak muda.

Seperti Armuji, Wishnu Sakti, Eri Cahyadi, Lia Istifhama, Sukma Sahadewa, Dhimas Anugrah, Samuel Teguh Santoso, Firman Syah Ali, M. Sholeh, Djadi Galajapo, Gus Hans, Daniel Gunawan, Mufti Mubarok dan Dwi Astutik.

Salah satunya, yang telah tampil diantara calon berpengalaman, yaitu duet Lia Istifhamah, S.Sos, SHI, MEI dan Firman Syah Ali, SH, M.Hum yang memantapkan diri maju Pilwali surabaya 2020.

Sosok keduanya merupakan representasi dari NU. Firman dan Lia juga merupakan kader muda dari latar belakang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

“Sosok anak muda memiliki semangat yang tinggi. Terutama pantang menyerah,” kata Firman.

Menurut Firman, “Semangat anak muda ini terinspirasi dari Khofifah Indar Parawansa”.

“Sebagai senior di PMII Khofifah sudah membuktikan hal itu dalam kontestasi Pilgub Jatim 2018 kemarin” tambah ASN aktif Pemprov Jatim ini tegas.

Hal itu juga diamini oleh Lia Istifhama,
”Contohnya dalam ajang Pilkada Jatim, walau dua kali kalah, Bunda Khofifah tetap pantang menyerah, beliau maju terus sampai berhasil,” terang Lia yang juga keponakan dari Khofifah ini.

Lia menegaskan, meski masih dalam hubungan keluarga namun langkah berpolitiknya diakui tidak ada campur tangan Khofifah.

Itu juga diakui oleh Firman yang masih keponakan dari Mahfud MD.”Kami menauladani semangat dan jiwa kepemimpinan Bu Khofifah dan Pak Mahfud,” ujar dia.

Langkah keduanya gayung bersambut. Semangat ikut dalam bursa Bacawali mendapatkan dukungan dari Pendiri Dolly English Club (DEC) Surabaya, Cahyo Negoro, kepada potretjatimdaily.com, jum’at (23/8/2019) siang.

Cahyo meyakini keputusan kedua anak muda ini dinilai mampu menjadi sosok baru dalam percaturan politik di Surabaya.”Bisa menjadi alternatif dan meraih simpati anak muda di dunia politik,” ungkap dia.

“Dan sangat berpeluang untuk menggantikan pasangan Risma-Whisnu yang akan purna tugas di tahun 2021 mendatang” tutup Cahyo.
(AND/HMD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *