PILWALI SURABAYA 2020 : Giliran SPEKAL Jawa Timur, Siap Dukung dan Menangkan NING LIA

 20 views

 

SURABAYA – Potret Jatim Daily
Kamis (29/8/2019) | 20.48 WIB

Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya 2020. Untuk mencari Walikota penerus Risma, yang akan purna tugas pada tahun 2021 mendatang, Semakin menjadi menarik untuk disimak.

Ada banyak nama yang sudah bermunculan, Seperti Armuji, Wishnu Sakti, Eri Cahyadi, Lia Istifhama, Sukma Sahadewa, Dhimas Anugrah, Samuel Teguh Santoso, Firman Syah Ali, M. Sholeh, Djadi Galajapo, Gus Hans, Daniel Gunawan, Mufti Mubarok dan Jamhadi.

Begitupun banyak komunitas/Organisasi masyarakat dengan berbagai latar belakang profesi, mulai memproklamirkan diri mendukung bakal calon walikota yang akan ber kontestasi di bulan september tahun depan.

Salah satunya, Serikat Pedagang Kaki Lima (SPEKAL) Jawa Timur. melalui Ketua nya, H. Amin, mengatakan, “SPEKAL Jatim, adalah sebagai wadah bagi pedagang kaki lima (PKL), baik pedagang yang ada di sentra wisata kuliner (SWK), maupun di luar di wilayah provinsi Jawa Timur ini, siap mendukung Ning Lia (Lia Istifhama) maju di pilwali Surabaya” tegasnya.

“Karena Ning Lia itu, disamping cerdas, amanah dan orange merakyat serta sangat mengerti ke PKL, seperti kemarin itu (saat pilgub jatim 2018)” tambah H. Amin.

Ditanya terkait Jumlah Pasar dan Pedagang anggota SPEKAL Surabaya,
“Khusus untuk wilayah surabaya, Ada 42 SWK dan 6 Lokasi diluar (SWK), yang tergabung dalam SPEKAL, dan kita sudah intruksikan untuk itu (mendukung Ning Lia)” lanjut nya.

“Ada kira-kira antara 1700 sampai dengan 3000 (Dalam SWK) dan Kalau Diluar SWK ada sekitar 900 an pedagang mas” ujarnya Saat ditemui awak media potretjatimdaily.com, di rumahnya, Dukuh Menanggal No. 31 Surabaya, Kamis (29/8/2019) siang.

Seperti di beritakan sebelumnya, SPEKAL Jawa Timur, ikut terlibat aktif mendukung pasangan Khofifah-Emil saat pilgub jatim 2018 kemarin.

Harapan H. Amin, kepada Pemprov Jatim, “Kami harap Bisa terjalin ruang komunikasi serta sinergi dalam penataan pkl jatim untuk kesejahteraan pedagang” pungkas mantan ketua SPEKAL Surabaya ini. (AND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *