oleh

PILWALI SURABAYA 2020 : Hadiri Fit and Proper Test di DPD PDI-P Jatim, NING LIA Presentasikan Nawa Tirta

-All Post-1.305 views

-Lia Istifhama, Calon Wakil Walikota Surabaya 2020-

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY
RABU (18/09/2019) | 08.05 WIB

Bertempat di Kantor DPD PDI-P, Jalan Kendangsari Industri Surabaya, Rabu (18/09/2019) pagi, Jajaran pengurus DPD PDI-P Jatim, menggelar fit and proper test kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk Pilkada Serentak se-provinsi Jawa Timur Tahun 2020

Melalui Surat undangan Nomor 037/INK/DPD/IX/2019, Tercatat ada 15 nama kandidat yang diundang ke kantor DPD PDI-P Jatim, untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan itu, salah satunya adalah Lia Istifhama.

Keponakan Gubernur Jatim, Khofifah yang mendaftar sebagai cawawali ini, mengaku sudah menerima undangan yang ditanda tangani oleh Ketua DPD PDI-P Jatim, Kusnadi, SH, M.Hum dan Sekretaris DPD PDI-P Jatim, Dra. Sri Untari Bisoworo, M.AP.

Ditanya kesiapan mengikuti fit and proper test, Ibu dua orang anak, yang akrab dipanggil Ning Lia ini, mengatakan, “Insya Allah, saya siap (mengikuti fit and proper test) dan Kesempatan ini akan saya gunakan untuk mempresentasikan program Nawa Tirta”.

Menurut Kandidat doktor ekonomi dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya itu, ia siap membedah program Nawa Tirta di depan panelis. Karena Nawa Tirta ini adalah visi besar dirinya untuk membangun kota Surabaya.

Ning Lia berharap, Para panelis bisa tahu sebesar apa komitmen dirinya dalam membangun kota Surabaya. Karena itu, menjadi kewajiban dirinya untuk mempresentasikan 9 Program Unggulan, yang pertama kali di deklarasikan, di Atrium Ciputra World Surabaya, Senin (09/09/2019) pukul 9 malam itu.

Disinggung apa saja program Nawa Tirta, Dosen, arek asli wonocolo surabaya ini, menjelaskan, ” Ke -9 Program dalam Nawa Tirta, antara lain Wani Rembukan, Mbecak, Semanggi, Seduluran, Ringkes, Waras, Akas, Gralyak dan Sinau”.jelasnya.

Lebih lanjut, Alumni UNAIR dan UINSA ini mengakui, proses untuk mendapatkan tiket menuju Pilwali Surabaya 2020 masihlah panjang. Ning Lia mengingatkan kepada relawan dan pendukungnya agar tetap sabar melalui proses yang ada.

Ning Lia berpesan, nantinya apapun hasil dari proses yang sudah dilalui, agar diterima dengan ikhlas dan lapang dada. Sebab, pada prinsipnya, semua ini adalah ikhtiar untuk berpartisipasi membangun Surabaya.

“Kepada para relawan dan pendukung, saya berpesan agar menerima apapun hasilnya nanti. Karena ini bagian dari ikhtiar untuk membangun kota Surabaya yang Aman, Damai, Sehat dan Tentram (ADEM),” pungkas aktifis klinik bantuan hukum bina annisa Surabaya ini kepada awak media potretjatimdaily.com.

Hadir pula sebagai undangan para Cawali-cawawali kota Surabaya 2020 yang lain, diantaranya Dyah Katarina, Armuji, Anugrah, Ariyadi, Mega Djaya Agust Jandra, Sutjipto Joe Angga, Chrisman Hadi, Sri Setya Pertiwi, Fandi Utomo, Warsito, Gunawan, Dwi Astutik, Haries Purwoko dan Achmad Wahyudin. ( AND ).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed