oleh

PILWALI SURABAYA 2020: VIRAL SURABAYA CERIA, NING LIA: PENCETUS AWALNYA DARI RELAWAN JOKOWI

-All Post-823 views

SURABAYA – Potret Jatim Daily
Senin (19/8/2019) | 10.00 WIB

Pelaksanaan Pemilihan Walikota-Wakil Walikota (Pilwali) Surabaya serentak 2020 semakin dekat. Banyak figur yang mulai muncul dijagokan bakal menjadi kandidat dalam kontestasi lima tahunan tersebut, Salah satunya Lia Istifhama, S.sos, SHI, MEI,

Dosen Pencetus program Nawa Tirta ini, jadi viral dengan sebutan Ning Ceria atau Suroboyo Ceria, di dunia maya. Dan Sekarang namanya banyak dibicarakan para nitizen sebagai sosok pengganti Risma, di pilwali Surabaya 2020 mendatang.

Banner maupun stiker mobil bertagline Suroboyo Ceria disebut ramai terlihat menghiasi jalanan kota Surabaya, dan juga sosok perempuan aktivis Nahdlatul Ulama (NU) ini, berhasil menempati posisi 3 besar hasil polling berbagai lembaga survey Cawali di Kota Pahlawan (Surabaya).

Bicara sejarah Istilah Surabaya Ceria,

“Saya tahunya dari grup WA (WhatsApp). Ada yang kirim desain Surabaya Ceria dan menampilkan foto saya. Kaget sih, kok ternyata istilah ceria ramai begini?, Ya semua patut disyukuri. Itu berarti (Surabaya Ceria) disukai banyak orang,” buka aktivis perempuan yang juga Ketua III STAI Taruna Surabaya sambil tersenyum,

Pengurus fatayat NU Jatim ini menjelaskan, “Itu (Surabaya Ceria) murni dibuat oleh relawan pendukung Jokowi, ada beberapa teman, yang kemarin sama-sama menjadi relawan pak Jokowi” tegas aktivis klinik bantuan hukum Bina an-nisa Surabaya ini datar.

“Teman itu, Pak Darmanto & Mbak Megawati, arek suroboyo sini, setelah kampanye akbar (kampanye putih) di Jakarta, mereka berinisiatif buat slogan Suroboyo Ceria” jelas Koordinator relawan khofifah-emil di pilgub jatim 2018 kemarin.

Disinggung pencalonannya di pilwali 2020,

“Ya kita mengikuti arus air saja, di mana ia mengalir di situ kita ada atau orang Jawa mengatakan Opo Jare,” ujar Ning Lia, begitu (Lia Istifhama) akrab dipanggil kepada potretjatimdaily.com, disela-sela acara pesta rakyat HUT RI ke-74 Tahun, di gedung negara grahadi Surabaya, Minggu (18/8/2019) malam.

Lebih lanjut Semi finalis Cak & Ning 2006 ini menyampaikan, “Harapan kami maju (mencalonkan cawali Surabaya) untuk Mewujudkan Surabaya mulia sejahtera”.

Yang jelas kami siap menerima segala masukan yang baik, demi membangun kota Surabaya ke depan menjadi lebih maju dan unggul seperti tema HUT RI ini,“ tambah Ning Lia.

Ditanya bagaimana memaknai kemerdekaan,

“Sebagai generasi penerus, kita seharusnya meneladani perjuangan para pahlawan, mengisi kemerdekaan dengan menguatkan nasionalisme, dan memperkuat rasa solidaritas dan hablum minannas dengan semua manusia” ujar Arek asli Wonocolo Surabaya ini tegas.

Lanjut Ning Lia, “Pokoe ga usah gampang gonthok-gonthokan istilahnya, terus bangun semangat seduluran agar kita tidak mudah eker-ekeran dan selalu guyub rukun”.

“Dan Kota Surabaya, akan jadi Kota yang Aman, Damai dan tentram (ADEM)” pungkas Keponakan Gubernur Jatim, Khofifah ini.

Sementara itu, ditempat terpisah,

Salah satu penggagas Surabaya Ceria, Darmanto, menambahkan, “Logo (Surabaya Ceria) memiliki beberapa falsafah, seperti ikon kota surabaya, cinta budaya, dan lima warna partai yang ada di indonesia”.

“Ada Warna hijau, Merah, Biru, Kuning, dan Orange, serta Istilah Ceria itu juga ada kepanjangannya, yaitu Cantik, Energik, Religius, Intelektual dan Amanah (CERIA)” lanjut Gus dar, akrab pria ini dipanggil,

“Biar nanti ada sinergitas antara pemerintahan Jokowi-amin, pemerintahan Khofifah-emil dengan pemerintahan Kota Surabaya kedepan” tutup relawan Jokowi-amin ini lugas.
(AND)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed