PPKM Diperpanjang, GUBERNUR KHOFIFAH Bakal Kuatkan Operasi Yustisi

 157 views

Pelanggar operasi yustisi dihukum petugas gabungan di Surabaya

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
RABU (27/01/2021) | PUKUL 10.57 WIB

PEMERINTAHAN | Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akhirnya mengeluarkan surat keputusan untuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM jilid II mulai Selasa (26/01/2021) hingga Senin (08/02/2021).

Kebijakan tersebut diterbitkan dalam Surat Kepgub No 34 Tahun 2021 pada Selasa (26/01/2021) sore.

Dalam surat tersebut, Khofifah memutuskan untuk memperpanjang PPKM di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Yakni Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kota dan Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota dan Kabupaten Madiun, Kota dan Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Pamekasan, dan Kabupaten Tuban.

PPKM Jilid II itu memiliki aturan yang sama seperti PPKM sebelumnya. Di antaranya adalah pembatasan tempat kerja dengan menerapkan work from home sebanyak 75 persen dari total pekerja, kemudian melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara daring.

”Untuk kegiatan restoran (makan dan minum) di tempat atau dine in, dilakukan sebanyak 25 persen dari kapasitas. Jam operasional mal dan pusat perbelanjaan juga tetap dibatasi hingga pukul 20.00,” sebut Khofifah dalam surat keputusan itu.

Selain pembatasan tersebut, Khofifah menginstruksikan pemerintah daerah untuk kembali mengintensifkan protokol kesehatan. Kemampuan tracking juga menjadi fokus PPKM Jilid II.

”Termasuk meningkatkan fasilitas kesehatan seperti tempat tidur, ICU, dan tempat isolasi atau karantina sesuai peraturan daerah,” kata Khofifah.

Operasi yustisi juga akan dikuatkan di berbagai tempat. Khofifah menginstruksikan untuk meningkatkan pengawasan yang dilakukan Satpol PP dengan pihak kepolisian serta TNI.

”Bagi daerah yang tidak memberlakukan PPKM Jilid II, diharapkan tetap memperkuat upaya menekan angka penyebaran virus Covid-19,” tutur Khofifah. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *