SAHABAT K1P SURABAYA : Dukung Nawa Bhakti Satya dengan Semangat “Sumpah Pemuda” untuk Jawa Timur Maju Sejahtera

 35 views

 

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY
SENIN (28/10/2019) | 07.25 WIB

Hari ini, 28 Oktober 2019, diperingati sebagai Hari Sumpah Pemuda.

Sumpah Pemuda sendiri, Ditetapkan Berdasar dari Moment Digelarnya Kongres Pemuda II oleh Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI) pada 27-28 Oktober 1928 lalu.

Selain penetapan Lagu Indonesia Raya sebagai Lagu Kebangsaan, dalam forum ini, dengan dipandu oleh Ketua PPPI, Soegondo Djojopoespito, 71 pemuda meng ikrarkan tiga bait Ikrar, yang kemudian dikenal dengan Sumpah Pemuda.

“Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah yang satoe, TANAH INDONESIA ;
Kami poetra dan poetri Indonesia, menakoe berbangsa jang satoe, BANGSA INDONESIA ;
Kami poetra dan poetri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, BAHASA INDONESIA”.

Melalui tiga bait naskah ikrar yang ditulis oleh Muhammad Yamin ini, kita bisa belajar bagaimana para pendahulu bangsa ini, yang saat itu berusia muda “mengikatkan diri” dalam kesatuan pemuda sebagai sesama anak bangsa yang mewakili dari beberapa perkumpulan pemuda yang berbeda, sepakat lebur bersatu dengan persepsi yang sama.

Dimana sejarah telah mencatat bahwa Perbedaan wilayah, perbedaan agama, maupun persepsi nyatanya bisa disatukan menjadi kesatuan yang tentunya semakin memperkuat dan memperbesar sehingga mampu membangkitkan jiwa-jiwa pemuda Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan saat itu.

Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Soekarno, pernah mengatakan, “Beri aku sepuluh pemuda, akan aku guncang dunia”. Artinya, secara tegas the founding father kita itu menyatakan bahwa dipundak para pemudalah diletakkan nya masa depan bangsa ini.

Sebagai generasi penerus, sudah sepatutnya bagi kita untuk mengisi kemerdekaan yang sudah berhasil direbut kembali dengan tetesan darah dan air mata oleh para pahlawan-pahlawan pendahulu kita dengan Meneladani “Semangat Sumpah Pemuda” serta mengimplementasikannya dalam hidup bermasyarakat, beragama, berbangsa dan bernegara.

Adalah merupakan sebuah keniscayaan bagi kita untuk Memanfaatkan secara positif dari semua fasilitas dalam suasana kemerdekaan dengan segala akses komunikasi yang sangat mudah dengan sesamanya, dan bukan malah (menggunakan kemudahan) itu untuk menyebarkan ungkapan kebencian sesama anak bangsa yang akan berujung kepada disintegrasi bangsa.

Mengutip Firman Allah SWT, “Taatlah pada-KU (Allah SWT), Rosul-KU (utusan Allah SWT) dan para pemimpin-pemimpin mu (Pemerintah)”, dan salah satu hadits Rosulullah Muhammad SAW, bahwa “Mencintai tanah air (bangsa) adalah sebagian dari iman”. Salah satu cara untuk Mencintai bangsa dan taat dengan para pemimpin dengan meneladani semangat pahlawan serta mengisi kemerdekaan itu melalui peran aktif dalam mendukung progam dari pemerintah yang sah konstitusional, baik pemerintahan ditingkat pusat, pemerintahan ditingkat Provinsi, maupun Pemerintahan ditingkat Kabupaten/Kota.

Sahabat Khofifah Indar Parawansa (K1P) Surabaya sebagai Relawan pendukung pasangan Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak saat pilgub Jatim 2018 kemarin, telah mengikrarkan diri untuk KErja bersama Pemerintah Provinsi untuk mewujudkan Jawa Timur Maju Sejahtera.

Termasuk didalam konsep “KErja bersama” itu adalah mendukung semua point dalam program Nawa Bhakti Satya, yaitu Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Sehat dan Cerdas, Jatim Akses, Jatim Diniyah, Jatim Agro, Jatim Berdaya, Jatim Amanah dan Jatim Harmoni.

Kini semakin jelaslah sudah bagi kita, jika menginginkan bangsa Indonesia maju, wilayah Provinsi Jawa Timur yang sejahtera, maka tak ada kata lain selain meneladani “Semangat Sumpah Pemuda”, patuh dan taat kepada Gubernur Jawa Timur dengan dukung program Nawa Bhakti Satya demi terwujudnya Jawa Timur yang Maju Sejahtera.

Ditulis oleh : Hamedi, SE
( Ketua Sahabat Khofifah Indar Parawansa (K1P) Surabaya )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *