oleh

GUBERNUR KHOFIFAH RESMIKAN DESA WISATA CROP CIRCLE DI KABUPATEN KEDIRI

-All Post-680 views

 

KEDIRI – Potret Jatim News
Jum’at (9/8/2019) | 13.00 WIB

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan Crop Circle Desa Wisata Cerdas Maju Sejahtera Kedung Malang (Dewi Cemara Kemang), bersamaan dengan kegiatan Gelar inovasi tekhnologi tanaman pangan dan holtikultura di kecamatan papar Kabupaten Kediri, kamis (8/8/2019).

Khofifah berharap keberadaan Dewi Cemara dapat memberi nilai tambah serta dirasakan keberadaan nya secara langsung oleh masyarakat, utamanya warga Desa Kedung Malang.

“Dewi Cemara ini menjadi pilot proyek desa Wisata Cerdas, mandiri dan Sejahtera. Kami memilih beberapa varietas unggul seperti bunga kenikir. Kemudian cading dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi,” ujar nya.

Dilokasi tersebut juga ada peternakan sapi sehingga menjadi Lokasi edukasi Wisata sekaligus mencerdaskan masyarakat. Utamanya kepada anak-anak dapat mengetahui jenis tanaman dengan varietas unggul.

“Hari ini kita tidak bisa bicara daya saing tanpa inovasi. Tidak mungkin bicara daya saing tanpa update tekhnologi. Tekhnologi pertanian dan varietas bibit unggul akan jadi pengungkit nilai tambah masyarakat” jelas nya.

Khofifah juga menghimbau kepada perusahaan untuk membangun kemitraan Melalui riset bersama. Di harapkan sinkronisasi itu juga terungkap pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Pemprov Jatim.

Usai meresmikan Gubernur Jawa Timur mengunjungi area lokasi Dewi Cemara Kemang untuk menyaksikan keindahan Crop Circle dari ketinggian telah disiapkan gardu pandang di lokasi seluas 2,1 hektar.

Lokasi pertama yang dilihat rangkaian kombinasi tanaman aneka padi yang ditengahnya dapat dibaca dengan tulisan CETTAR yang menjadi jargon yang di usung Gubernur Khofifah. Selanjutnya Khofifah juga menyusuri lorong tanaman yang dipenuhi bunga-bunga dengan dominasi warna kuning dan merah.

Pengunjung hanya dapat menyaksikan rangkaian keindahan bunga dan tanaman pangan dari luar pagar. Hanya satu gardu pandang dengan ketinggian 5 meter yang berada di luar pagar yang bisa di naiki pengunjung.

Karena Gardu pandang lainnya ada di dalam lahan Crop Circle yang belum boleh di masuki pengunjung. Salah satu gardu pandang yang sangat artistik berwujud Menara Eifel yang terbuat dari rangkaian bambu.

Menara Eifel setinggi 5 meter ini ada di tengah-tengah Crop Circle. Disekitarnya tumbuh tanaman bunga yang di dominasi warna kuning dan kombinasi merah serta hijau tanaman sayuran.

Tiga menara lainnya juga dari rangkaian batang bambu. Dengan memanjat dari gardu pandang, pengunjung dapat menyaksikan keindahan rangkaian bunga warna warni serta kolaborasi tanaman pangan dan holtikultura.

Sementara gerbang pintu masuk di penuhi aneka tanaman anggrek dengan bunga warna warni. Ada juga lorong tanaman labu madu, labu botol dan labu Jepang.
(Humas Pemprov Jawa Timur)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed