oleh

Hadiri Mengenang 40 hari Gus Solah, SAHABAT K1P SURABAYA : Ada sosok ulama’ kharismatik panutan generasi milenial

Hamedi, SE, Ketua Sahabat K1P Surabaya bersama Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur Jatim

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
JUM’AT (13/03/2020) | PUKUL 17.56 WIB

Bertempat di Hotel Santika, Jalan Padigiling Raya No. 45 Surabaya, Jum’at (13/03/2020) siang, Acara Mengenang 40 hari wafatnya dan Membaca Utuh KH. Salahuddin Wachid “Gus Solah Kembali ke pesantren” itu, sukses digelar.

Tampak Hadir sebagai pembicara pada kegiatan yang digagas oleh Barisan Gus & Santri (BagusS) Jatim itu, antara lain Prof. Dr. KH. Asep Saifudin Chalim (Pembicara Utama), Prof. Dr. Nasihin Hasan (Pemerhati Sosial), Prof. Dr. Mas’ud Said. MM (Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama’ Jatim) dan Dr. H. Emil Elestianto Dardak, M.Sc (Wakil Gubernur Jatim).

Dalam sambutannya Wagub Jatim, Emil Dardak, mengatakan, “Gus Solah yang Saya kenal adalah sosok orang baik, yang selalu mengajarkan dan mengajak orang lain untuk selalu berbuat kebaikan. Sosok seorang ulama’ tekhnokrat, lulusan salah satu Universitas terbaik di Indonesia, yang juga kebetulan sosok senior satu almamater di Institut Tekhnologi Bandung (ITB)” ujarnya.

Berbicara soal Kepedulian sosok Gus Solah kepada Dunia pesantren, lebih lanjut, Wagub Jawa Timur, Emil menambahkan, “Itu terbukti dari Salah satu keinginan almarhum Gus Solah ketika di akhir hayatnya adalah cita-cita untuk terus membangun Rektorat Universitas Hasyim Ashari (UNHASY) Jombang,” tegasnya.

“(Dan) salah satu ide beliau adalah Program OPOP “One Pesantren One Product” yang dalam Program Nawa Bhakti Satya Pemprov. Jatim. Dengan berharap bahwa Melalui Pesantren kita akan menghidupkan ekonomi dan bukan menjadikan Pesantren sebagai tempat kita untuk memenuhi kebutuhan Ekonomi,” pungkas Orang nomor dua di Provinsi Jatim ini.

Sementara itu, hadir sebagai salah satu undangan, Ketua Sahabat Khofifah Indar Parawansa (K1P) Surabaya, Hamedi, SE menyatakan bahwa Almarhum Gus Solah adalah sosok Ulama’ karismatik yang flexsible, juga sosok Sahabat Diskusi yang kredible dan Saudara sesama muslim yang humble.

“Beliau merupakan salah satu putera terbaik yang pernah dimiliki bangsa ini. Kepedulian beliau kepada dunia pesantren, tak perlu diragukan lagi,” kata Hamedi.

Menurut Hamedi dalam diri KH. Solahudin Wachid terdapat sosok pribadi panutan dari seorang ulama’ besar berkharismatik yang pantas untuk diteladani oleh para generasi milenial di masa sekarang ini.

Dan kepada sesama para generasi penerus bangsa, Hamedi mengajak untuk mentauladani sifat-sifat terpuji dan pemikiran-pemikiran cerdas yang telah dicontohkan oleh sosok KH. Solahudin Wahid semasa hidupnya.

“(Maka) Wajib bagi kita hukumnya, untuk mentauladani sifat terpuji dan pemikiran cerdas beliau, demi masa depan kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama yang lebih baik ” tutup Pria yang juga koordinator Relawan Surabaya MULIA, Komunitas pendukung Bacawawali Lia Istifhama di Pilkada Surabaya 2020 itu. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed