oleh

INDONESIA Ku

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
RABU (26/08/2020) | PUKUL 07.08 WIB

INDONESIA Ku

Oleh : Emha Ainun Najib

Apakah presiden berkuasa? tidak.
Apakah megawati berkuasa? tidak.
Apakah anak-anaknya megawati berkuasa? akan semakin tidak.

Terus siapakah yang berkuasa?
Yang berkuasa itu tidak pernah muncul di media massa.

Jadi, Mereka membutuhkan ketidakpastian dari pelaku-pelaku di panggung ini. Diadu domba sedemikian rupa.

Siapakah yang mengadu domba?
Yang mengadu dombapun juga sedang bertarung diantara mereka.

Jadi nanti ada skala global internasionalnya, terus nanti ada turunan agak regional nasional.
Mereka ini pokoknya, kalau tidak yahudi timur ya china barat.

Nanti, Timeline nya adalah lima tahun kemudian sepuluh tahun ini, kita mengalami pertaruhan Indonesia akan pelan-pelan kembali bangkit menggeliat.

Atau, Indonesia akan hancur sama sekali dan akan menjadi bangsa jongos total tahun 2024.

Siapakah mereka ini?
Pasti adalah konselasi para pemilik modal, baik ditingkat Regional, Nasional maupun Internasional.

Lapisan-lapisan itupun juga sedang bertarung satu sama lain, saat ini.
Tapi yang pasti, ada ras nya mereka ini.

Dan yang paling bermain adalah orang-orang yang sudah datang ke nusantara sejak abad ke-13.

Tetapi, sampai hari ini mereka berposisi masih tamu secara kultural di Indonesia.

Jadi ada orang yang sudah kerja dan kaya raya disini, tapi dalam hatinya masyarakat Indonesia ini, Mereka masih tamu dan belum pantas menjadi seorang Gubernur sebenarnya, misalnya.

Padahal dialah nantinya, yang akan diangkat sampai ke puncak oleh konspirasi ini.

Karena nanti yang diciptakan itu adalah sistem-sistem yang akan menguntungkan roti-roti dan keranjang-keranjang mereka bekerja sama dengan konselasi Internasional.

Jadi, kita peringatkan.
Bahwa Kalian itu masih Tamu, Kalian jangan bertingkah keterlaluan.
Bahwa Indonesia itu, tidak seperti yang kalian sangkakan.

Akan tetapi, Indonesia itu juga ada yang lain-lainnya.

Bangsa Indonesia itu banyak, ada segmen-segmen, ada level-level, ada ksatria-ksatria, ada kader-kader, ada bermacam-macam dari bangsa Indonesia ini, yang juga akan menjadi faktor dari berubahnya Indonesia.

Jadi jangan pernah berfikir bahwa Indonesia ini akan berlangsung persis seperti apa yang kalian skenariokan.

Indonesia itu ada macam-macam, bukan hanya manusianya macam-macam atau bukan hanya anak mudanya yang macam-macam.

Tetapi, ada arus yang menuju masa silam dan kematian, dan ada arus yang sedang bangkit pelan-pelan menjadi manusia kader nusantara yang baru.

Yang jumlahnya semakin banyak dimana-mana, dan usia mereka sepuluh tahun lagi adalah usia pemimpin di tingkat yang bermacam-macam.

Singkat kata begini,
Anda jangan benci Jokowi atau siapapun yang seakan-akan sedang berkuasa.

Anda harus merasa kasihan kepada mereka.

Dan do’akanlah Jokowi, yang terus-menerus mendapat tekanan.

Anda tahukan kalau Soesilo Bambang Yudoyono (SBY) itukan selalu ragu.

Kalau yang sekarang ini, tidak ngerti apa yang diragukan, atau apa yang ditegasi.

Jadi kita do’akan mudah-mudahan beliau ini oleh Allah SWT segera dibebaskan dari segala tekanan-tekanan.

Sementara, bagi yang sangat bernafsu untuk bertarget tahun ini harus menggantikan orang yang penuh tekanan-tekanan ini,

Mari kita do’akan mudah-mudahan tidak diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk ber su’ul qotimah.

Disisi lain, rakyat Indonesia itu sebenarnya memiliki kedaulatan, kemandirian sendiri dan keyakinan hidup sendiri, yang semakin hari semakin tenang dengan keyakinannya tersebut.

Jadi Rakyat Indonesia semakin tidak tergantung kepada pemerintahnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed