oleh

Jawarai Polling Pembaca Radar Surabaya, RELAWAN NOL RUPIAH : Yakin, PDI-P akan usung Ning Lia

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SABTU (28/03/2020) | PUKUL 09.45 WIB

Setelah beberapa waktu lalu, berhasil memuncaki deretan teratas Bakal Calon Wakil Walikota Surabaya paling potensial hasil polling versi Lembaga Akurat Survey Terukur Indonesia atau ASTI itu,

Kali ini, tercatat, Nama Lia Istifhama kembali berkibar di bursa bakal calon walikota Surabaya 2020 mendatang.

Dimana, Nama Ning Lia, begitu sapaan akrabnya, terbukti telah berhasil dengan menempati urutan pertama Polling Pembaca harian Radar Surabaya sebagai bacawali dengan tingkat elektabilitas tertinggi.

Hasil pantauan potretjatimdsily com, Ning Lia, berhasil meraih 825 suara, jauh diatas Reni Astutik (734 suara), Machfud Arifin (592 suara), disusul bacawawali PDI-P, Armuji dengan 353 suara dan harus puas diurutan terbawah, Kepala Bappeko Surabaya, yang juga bacawali PDI-P, Ery Cahyadi dengan 345 suara pilihan pembaca.

Terpisah, Salah satu komunitas Pendukung Lia Istifhama, Relawan Nol Rupiah, melalui ketuanya, Deny Istiawan, ikut angkat bicara.

Saat di konfirmasi oleh awak media online potretjatimdaily.com, Sabtu (28/03/2020) siang, melalui sambungan telepon selularnya, Deny menyatakan apresinya atas capaian Bacawawali Surabaya, Lia Istifhama.

Dan tak lupa pula, Ungkapan rasa syukur dan terima kasih disampaikan oleh Mantan Aktivis Reformasi ’98 Jatim ini, kepada seluruh pendukung Bacawawali yang juga keponakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa itu.

“Apreaiasi yang setinggi-tingginya untuk Ning Lia dan (juga) untuk seluruh relawan pendukungnya. Dan, memanglah layak, kalau Ning Lia ini untuk terus di dorong running diajang pilwali, ” tandas Deny.

Namun kembali Deny mengingatkan, “Akan tetapi, Jangan terlena dan harus terus bergerak, karena, memang perjalanan prosesi pilwali surabaya, masih panjang dan berliku, ” ingatnya.

Ditanya soal pengaruh hasil polling terhadap peluang untuk menang di ajang pilwali surabaya,

Walau tak dipungkiri oleh Mantan Aktivis Perjuangan Rakyat untuk Reformasi (PRRT) ’96 Jatim ini, bahwa konstelasi politik Surabaya masihlah sangat cair dan dinamis.

“(Jadi) Walaupun, konstelasi politik nya masih cair dan dinamis, tapi, hasil ini bisa menjadi indikator tingkat keberhasilan dari penerapan aplikasi strategi pemenangan, ” tegasnya.

Sementara itu, Alumni SMA Negeri 21 Surabaya ini, meyakini bahwa hasil polling dan Survey sangatlah berpengaruh dalam prosesi pilkada surabaya 2020 kali ini. Dan, masih menjadi satu-satunya literatur cerdas dasar pertimbangan bagi elite partai politik sebelum merekomendasi pasangan calon yang akan diusung diajang kontestasi mencari Suksesor Walikota Risma.

“Maka, akan semakin lebar terbuka kans Ning Lia untuk mendapatkan rekomendasi dari elite partai untuk diusung sebagai bacawawali diajang pilwali 2020 mendatang, ” katanya.

Lebih lanjut Deny menambahkan, ” Hasil polling juga terbukti efektif dalam mempengaruhi pola pikir dari calon pemilih. Ada kecenderungan Bagi Calon Pemilih untuk lebih memilih Bakal Calon yang memiliki tingkat elektabilitas paling tinggi, ” ungkapnya.

Berbicara kans dari Bacawawali Lia Istifhama di rekomendasi oleh PDI-P,

Alumni Universitas Wijaya Putera Surabaya ini meyakini bahwa Proses penjaringan bakal calon yang digelar oleh Partai besutan Megawati Soekarno Putri itu, akan tetap berjalan fairplay, transparan dan bisa dipertanggung jawabkan secara moral kepada warga kota.

“Saya yakin, bahwa sebagai partai besar, PDI-P tetap akan menjaga wibawa dan marwah partai. Maka, Prosesi penjaringan itupun, akan tetap dijaga netralitasnya. Dan, (nantinya) hasil polling ini, akan jadi salah satu indikator untuk menentukan siapa bakal calon yang akan diusungnya, ” ulas Deny.

Deny istiawan, tetap optimis dengan hasil polling

“Jika posisi Ning Lia ini bisa dipertahankan (unggul dari bakal Calon PDI-P yang lain), syukur-syukur bisa ditingkatkan. Ditambah, Ning Lia telah tunjukkan loyalitasnya dengan hanya mendaftar lewat PDI-P, menolak tawaran dari partai lain dan lebih memilih PDI-P daripada tawaran maju dari jalur perseorangan itu, pasti nya (Ning Lia) akan direkomendasi, ” pungkasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed