oleh

Jelang Pilkada, PDI P Surabaya Pecah, Muncul Banteng Lawas Versus Banteng Ketaton

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
MINGGU (15/11/2020) | PUKUL 07.14 WIB

Masa kampanye Pilkada Surabaya diwarnai dengan munculnya kelompok-kelompok dengan nama Banteng. Ada Banteng Lawas, ada Banteng Ketaton.

BANTENG LAWAS

Banteng Lawas dipimpin tokoh PDI-P Surabaya yang juga mantan Ketua DPC PDI-P Surabaya Saleh Mukadar.

Dia mengkordinir puluhan kader PDI-P senior yang saat ini eksis di berbagai bidang.

Selama 10 tahun lebih, Saleh mengaku tidak aktif di dunia politik. Namun kali ini dia sengaja turun gunung memenangkan pasangan Eri Cahyadi – Armudji.

“Kami ingin pastikan Surabaya tetap menjadi kota yang toleran dan kota yang pro rakyat kecil,” kata Saleh Mukadar di posko Banteng Lawas, Surabaya, dikutip dari potretjatimdaily.com, Jum’at (13/11/2020)

Saleh menekankan pentingnya menjaga Surabaya sebagai kota yang penuh keberagaman.

Sebab, menurutnya, Surabaya adalah satu-satunya kota besar di Indonesia yang masih bisa menjaga toleransi dan keberagaman di tengah dinamika politik pemilihan umum.

“Kami bersama kader-kader PDI-P Surabaya senior akan menggerakkan masyakarat untuk memilih calon Wali Kota Surabaya yang bisa menjaga dan membuat Surabaya lebih maju lagi,” imbuhnya.

BANTENG KETATON

Sebelumnya juga muncul kelompok Banteng Ketaton. Kelompok ini mengaku berasal dari kader-kader PDI-P Surabaya non struktural, yang kecewa atas tidak terpilihnya Wisnu Sakti Buana sebagai calon wali kota Surabaya yang diusung PDI-P di Pilkada Surabaya tahun ini.

Karena itu, kelompok Banteng Ketaton mengalihkan dukungan kepada pasangan Machfud Arifin – Mujiman di Pilkada Surabaya 2020.

“Target kami mengalihkan 40 persen suara pendukung PDI-P ke pasangan Machfud Arifin – Mujiaman. Kami akan bergerilya ke seluruh pelosok Surabaya,” kata Ketua Banteng Ketaton Andreas Widodo, dikonfirmasi Jumat malam.

Selasa (10/11/2020) lalu, kelompok Banteng Ketaton bahkan melaporkan aksi pengerusakan baliho pasangan Machfud Arifin – Mujiaman di sejumlah lokasi ke Bawaslu Kota Surabaya.

Kelompok ini mengaku memiliki bukti gambar dan video aksi pengerusakan tersebut.

Hasil pantauan potretjatimdaily.com, Pilkada Surabaya diikuti 2 pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya.

Pasangan Eri Cahyadi-Armuji diusung partai tunggal PDI-P dan didukung Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Serta didukung oleh Partai Hanura, PBB, Garuda, Berkarya, dan PKPI.

Pasangan ini akan melawan Machfud Arifin – Mujiaman yang diusung 8 partai koalisi yakni PKS, PPP, PKB, Golkar, Nasdem, Demokrat, PAN dan Gerindra. Serta didukung oleh Partai Perindo. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed