oleh

Kader PDI P Sambikerep : Siapapun Cawali nya, Wawalinya Harus dari Nahdliyin Milenial

-All Post-717 views

 

-Foto : Yayak bersama pengurus RT dan Tokoh masyarakat Sambikerep Surabaya-

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY
KAMIS (10/10/2019) | 13. 58 WIB

Gonjang ganjing pertarungan pilwali surabaya yg akan dilaksanakan satu tahun lagi tepatnya 23 september 2020 itu, telah memasuki babak baru.

Setelah tahap pendaftaran masing masing kandidat dibeberapa partai, kini para kandidat mulai gencar untuk unjuk gigi mendekati konstituen.

Tak terkecuali hal ini dilakukan oleh Bakal Calon Wakil Wali Kota (Bacawawali) Surabaya Lia Istifhama yang sedari awal menyatakan dirinya maju sebagai bacawawali atas desakan relawan simpatisan PDIP dan loyalis Khofifah Indar parawansa.

Ning Lia, begitu akrab Lia Istifhama disapa, sudah melakukan fit and propertest dari partai Banteng moncong putih, di kantor DPD PDIP Jl. Kendangsari Industri No. 57 Surabaya, Rabu (18/09/2019) kemarin.

Bahkan (Ning Lia) sudah beberapa kali kwalahan memenuhi undangan dari komunitas relawan untuk sekedar menghadiri disetiap kegiatan di kampung kampung yang terkenal dengan kandang banteng maupun basis hijau (Nadliyin).

Dan hal tersebut dilakukan oleh keponakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa ini, dengan penuh semangat berbaur kepada masyarakat.

Adalah Kader PDIP Sambikerep, yayak, mengatakan, “Sebagai kader partai, tentunya kita akan tegak lurus, tunduk dan patuh perintah DPP”.

“Saya yakin, DPP pun dalam menurunkan Rekom, pastinya melihat dan mendengar aspirasi dari kader yang ada di bawah”, tambahnya.

Bicara soal komposisi ideal cawali dan cawawali dari PDI P, Yayak, mengungkapkan, ”Memang idealnya, kalau PDI P mau menang lagi di Surabaya, ya harus mengkolaborasi Nasionalis-Religius”,

“Untuk Cawalinya dari kader sendiri, dan wakilnya dari basis hijau (Religius)”, kata yayak.

Ditanya soal pencalonan Ning Lia sebagai Cawawali Surabaya dari PDI P, Yayak, melanjutkan, “Ning Lia itu sosok pemimpin milenial yang cerdas, energik, merakyat dan bisa diterima oleh basis merah”, ujarnya kepada potretjatimdaily.com, saat di temui di pos RT di dampingi para pengurus dan tokoh masyarakat Sambikerep, Rabu (09/10/2019) lalu,

Yayak menegaskan, “Bagi saya siapapun calon walikotanya dari PDIP, maka wakilnya harus dari Nadliyin. Dan yang cocok menurut pandangan saya adakah ning lia, krn kita ketahui selain beliau masih muda, mewakili generasi milenia, beliau juga seorang wanita yang paham betul tentang kebutuhan dasar ibu-ibu rumah tangga.”

“Oleh sebab itu saya beserta warga masyarakat sini siap memenangkan ning lia jika nantinya mendapat rekom dari DPP PDIP”, pungkasnya dengan semangat.

Hasil pauntauan potretjatimday.com, bakal Cawali-cawawali kota Surabaya 2020 yang maju melalui PDI P, antara lain : Dyah Katarina, Armuji, Anugrah, Ariyadi, Mega Djaya Agust Jandra, Sutjipto Joe Angga, Chrisman Hadi, Sri Setya Pertiwi, Fandi Utomo, Warsito, Gunawan, Dwi Astutik, Haries Purwoko dan Achmad Wahyudin. ( AND ).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed