oleh

Kerugian Banjir Awal 2021, Pemkab Gresik Ajukan Bantuan ke Provinsi

Banjir di Desa Kedungrukem Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik, Jawa Timur akibat banjir luapan Kali Lamong

KAB.GRESIK – POTRETJATIMDAILY.COM
SELASA (26/01/2021) | PUKUL 11.39 WIB

PEMERINTAHAN | Banjir yang merendam lahan produktif di Gresik baru terjadi awal 2021 namun kerugian yang terjadi sudah sangat besar. Tercatat, kerugian petani akibat banjir Kali Lamong mencapai miliaran rupiah karena rendaman banjir merata merendam ratusan hektare lahan pertanian.

“Selama banjir di seluruh wilayah Kabupaten Gresik, yang terdampak sebanyak 12 Kecamatan. Dan total lahan yang terkena banjir seluas 2.212 hektare dan yang terkena puso seluas 456 hektare,” kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gresik, Kepala Dinas Pertanian Gresik, Eko Anindito Putro melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Ardi Setyarto, Senin (25/01/2021).

Beberapa Kecamatan yang terkena banjir di antaranya Sidyau, Kebomas, Dukun, Menganti, Kedamean, Ujungpangkah, Panceng, Cerme, Benjeng dan Balongpanggang. Bahkan banjir juga terjadi di seberang yaitu Sangkapura, Pulau Bawean.

“Dari lahan pertanian yang terkena banjir dan mengalami puso tersebut, diperkirakan total kerugian mencapai Rp 7,572 miliar. Dengan rincian kerugian akibat banjir sebanyak Rp 5,163 Mmiliar dan akibat puso sebanyak Rp 2,408 miliar,” urainya.

Dari besarnya dampak bencana tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Gresik sudah berupaya mengajukan bantuan kepada provinsi dan pusat.

“Untuk lahan yang terkena banjir tetapi tanaman tidak rusak terus dilakukan pemantauan. Untuk lahan yang terkena banjir dan tidak tergenang, diajukan sebagai bantuan benih reguler,” kata Ardi. (Jhon Oi/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed