oleh

KHOFIFAH Netral Dalam Pilkada, SAHABAT K1P SURABAYA : Harap Semua Untuk Hormati Keputusan Budhe

-All Post-854 views

 

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY
SENIN (14/10/2019) | 16.26 WIB

Walaupun masih tersisa waktu, ada sekitar satu tahunan menjelang penyelenggaraan Pilwali Surabaya itu, namun suara gemuruh kompetisinya, mulai asyik untuk didengar dan jadi makin menarik saja untuk dibahas.

Salah satunya, Ketika Mendadak terdengar kabar bahwa Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, lebih memilih bersikap netral dalam pilkada serentak di 19 Kabupaten / Kota di seluruh Provinsi Jawa Timur..

Berita yang pertama kali bersumber dari salah satu oleh orang dekat Gubernur Khofifah, Trisnadi, yang disampaikannya kepada awak media, Senin (14/10/2019) pagi itu, Kontan Saja menyisakan keresahan para kandidat yang selama ini disebut dengan “Orang dekat” Gubernur Khofifah.

Awak Media Potretjatimdaily.com, berkesempatan secara ekslusif untuk mewawancarai, Salah satu orang dekat sekaligus ketua Relawan, loyalis dari Mantan Menteri Sosial tersebut.

Adalah Ketua Relawan Sahabat Khofifah Indar Parawansa (K1P) Surabaya, Hamedi, membenarkan, “Iya benar itu, dan sampai hari ini budhe lebih memilih diam bila kita-kita ngomongin Pilkada”

“Kita tahu Budhe (Gubernur Khofifah) itu Pemimpin yang cerdas dan tegas, beliau pasti akan bersikap netral terkait Pilkada serentak”, lanjutnya.

Hamedi berharap, “Kita harap agar semua pihak menghormati keputusan budhe, terlebih lagi, sekarang (budhe) itu adalah Gubernur “Orang Nomor Satu” di Jatim ini”,

“Dan bersikap Dewasa, sama-sama melihat dan harus mengedepankan kepentingan yang lebih besar, salah satunya adalah Kredibilitas seorang Budhe”, kata Mantan Koordinator Tim Program Penutupan Eks Lokalisasi Jarak Dolly Surabaya 2014 ini.

Bicara soal bakal calon “Orang Dekat” Gubernur Khofifah, Hamedi menanggapi, “Saya rasa mereka itu adalah Orang-Orang hebat, kader terbaik relawan khofifah ya”, ujarnya kepada awak media potretjatimdaily.com, saat ditemui di kantor Koperasi Pedagang Pasar Sememi Benowo, Senin (14/10/2019) siang.

Menurut Hamedi, “Dan Itu sudah mereka buktikan saat dukung, menangkan dan mengantarkan pasangan Khofifah – Emil saat pilgub 2018 kemarin”,

“(Mereka) Sosok pemimpin mileneal yang cerdas, energik dan amanah, Kita harus apresiasi”, tegas Hamedi.

Sekretaris Paguyuban Pengelola Pasar Tradisional Jawa Timur ini, menambahkan, “Dan yang terpenting, ternyata masing-masing mereka itu, telah siap dengan konsep brilliant nya untuk Kota Surabaya lebih baik”, ungkapnya.

RELAWAN SAHABAT K1P SURABAYA DUKUNG LIA ISTIFHAMA (NING LIA)

Disinggung soal Arah dukungan Sahabat K1P Surabaya di Pilwali 2020, Kader Karang Taruna Kota Surabaya ini, menguraikan, “Sahabat K1P Surabaya sebagai wadah Relawan loyalis Budhe (Khofifah) di Surabaya, Pastinya kalau nanti sudah waktunya (pasti) akan tunduk, patuh dan jalankan arahan dari Dewan Penasehat kita (Khofifah)”, jawabnya.

Hamedi menegaskan, “Wis Pokok’ e Opo Jare Budhe” (Sudah, yang penting apa kata Bu Khofifah), dan kewajiban Kita sebagai Relawan hanya Sami’na waa Atho’na (mendengar dan mentaatinya)”.

Terkait Dukungan kepada Salah Satu Calon, “Sebenare Semua nya hebat – hebat sih, tapi andai disuruh memilih, Kita pilih Dukung Ning Lia, yang arek asli wonocolo Surabaya”, ujarnya.

“Prinsipnya, kita jalani prosesnya dan mulai dari awal sampai hari ini, kita (Sahabat K1P Surabaya) dukung Ning Lia (-sapaan akrab Lia Istifhama-), Karena Beliau Sosok pemimpin perempuan milenial yang cerdas, energik, religius, merakyat dan amanah” pungkas Bapak tiga anak tersebut.

Hasil pantauan potretjatimdaily.com, ada beberapa nama Bakal Calon yang dianggap sebagai “Orang Dekat” Gubernur Khofifah, antara lain : Gus Ali Azhara, KH Zahrul Azhar Asad (Gus Hans) dan Dwi Astutik.

Terpisah, Ada satu sosok cawawali, yang bukan hanya dekat namun merupakan keponakan Gubernur Khofifah, yang juga pengurus Fatayat NU Jatim, yaitu Lia Istifhama. (AND)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed