oleh

Pasca Temuan Komnas HAM Soal Penembakan Laskar FPI, Kapolri Bentuk Tim Khusus

Kepala Divisi POLRI, Irjen. Raden Prabowo Argo Yuwono

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SABTU (09/01/2021) | PUKUL 14.21 WIB

NASIONAL | Komnas HAM memberikan rekomendasi serta beberapa temuan terkait kasus baku tembak Laskar FPI dengan polisi.

Sebelumnya, kejadian baku tembak tersebut terjadi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50, Jawa Barat, pada 7 Desember 2020 lalu.

Kemudian, Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan responnya terkait rekomendasi serta temuan dari Komas HAM tersebut.

Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapkan, Idham Azis langsung membentuk tim khusus (timsus) yang terdiri dari Bareskrim Polri, Divisi Hukum Polri, dan Divisi Propam Polri.

Timsus ini akan menyelidiki temuan Komnas HAM soal dugaan pelanggaran HAM anggota polisi kepada empat Laskar FPI.

“Kapolri Jenderal Idham Azis merespons dengan menginstruksikan membentuk timsus untuk menindaklanjuti temuan dari Komnas HAM,” kata Argo dalam keterangannya, Jumat (08/01/2021) dikutip dari potretjatimdaily.com.

Jenderal bintang dua ini menuturkan, timsus itu akan menindaklanjuti temuan Komnas HAM secara profesional dan terbuka kepada masyarakat.

Argo menambahkan, Komnas HAM menyampaikan hasil penyelidikan dan investigas yang menyatakan laskar FPI membawa senjata api yang dilarang oleh undang-undang.

Bahkan, kata Argo terjadi aksi saling tembak dan benturan fisik karena laskar FPI melawan petugas.

“Menurut Komnas HAM penembakan yang dilakukan petugas lapangan tanpa perintah atasan sehingga Komnas HAM merekomendasikan dibawa ke peradilan pidana bukan ke Pengadilan HAM,” tukas Argo. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed