oleh

Pelanggan PDAM Giri Tirta Gresik menjerit dan mengadu, GENPATRA bersama LPK ajukan gugatan CA

KAB.GRESIK-POTRETJATIMDAILY.COM
JUM’AT (24/04/2020) | PUKUL 19.48 WIB

Akhir beberapa bulan ini, pelayanan distribusi air PDAM Giri Tirta pada masyarakat pelanggan semakin buruk terbukti banyaknya pengaduan pada Lembaga perlindungan konsumen ( LPK) dan Gerakan Pemuda Nusantara atau yang dikenal GENPATRA. Sehingga dalam waktu dekat akan melakukan gugatan class action pada Pengadilan Negeri Gresik.

Ketua LSM Genpatra, melalui jubirnya, Jhon Oi, Kamis (23/04) mengadakan rapat urun rembuk bersama Ketua LPK (Lembaga Pengaduan Konsumen) Gresik Sahar Sulur, guna menyikapi untuk menindak lanjuti pengaduan para konsumen ( pelanggan) PDAM Giri Tirta Gresik yang selalu dirugikan sebab buruknya pelayanan seperti: air keruh dan sering mampet, sehingga perlu menyatukan sikap perlawanan dan gugatan class action pada PDAM yang terkesan bebal mendengar keluhan konsumen atau pelanggan, Lanjut Sulur sapaan akrabnya, PDAM Sebagai Perusahaan Plat merah Daerah tersebut dinilai kurang mengindahkan hak-hak konsumen sebagai mana diatur dalam UU No. 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, pasal 4 Hak-hak konsumen adalah:
a. Hak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam mengkonsumsi dan/atau jasa.
b. Hak untuk memilih barang/dan atau jasa serta mendapatkannya sesui dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan
c. Hak atas informasi yang benar, jelas dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa
d. Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang atau jasa
e. Hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut
f. Hak mendapatkan pembinaan dan Pendidikan konsumen
g. Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif
h. Hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian apabila barang atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya.

Jhon Oi, Juru Bicara LSM GENPATRA (berdiri paling kiri) bersama Pengurus LPK Gresik.

Tambah Sulur, Apalagi di saat gencarnya Pemerintah menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan antisipasi penularan virus corona ( covid-19) dengan membudidayakan hidup bersih dan sehat dengan biasakan cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktifitas, tapi kok tidak dibarengi dengan suplai air yang bersih dan lancar dari PDAM. Bahkan dari beberapa pengaduan dari pelanggan PDAM di Perumahan GKB, PPS, GSP, pemukiman warga di Desa Indro dll.sudah satu minggu bahkan lebih air PDAM macet dengan alasan ada perbaikan pipanisasi atau kebocoran.

Hal senada juga ketua LSM GENPATRA, Ali Candi melalui jubirnya Jhon Oi mengatakan pada Sorot Jatim bahwa dirinya sering menerima pengaduan dari pelanggan PDAM di Mabes GenPATRA perihal buruknya pelayanan PDAM Giri Tirta Gresik yang airnya sering macet dan keruh ( kotor)

” GenPATRA juga mempunyai data yang valid perihal dugaan korupsi di tubuh direksi PDAM Giri Tirta Gresik yang nilainya miliaran Rupiah “data itu masih dikaji dan dilengkapi lagi untuk dibuatkan laporan pengaduannya pada Kejaksaan Tinggi Provinsi Jawa Timur, semua langkah dan upaya yang kita lakukan murni untuk kepentingan masyarakat, semoga Bupati Gresik segera mengevaluasi lagi kinerja direksi PDAM dan mengganti Dirutnya bila dinilai tidak mampu mengemban amanahnya sehingga ke depannya PDAM Giri Tirta Gresik dapat meningkatkan kualitas pelayanannya yang lebih baik lagi pungkas Jhon Oi.

Padahal seperti yang kita ketahui bersama Perusahaan plat merah tersebut setiap tahun mendapatkan anggaran subsidi miliaran Rupiah dari APBD Kabupaten Gresik agar bisa terus meningkatkan kinerja pelayanannya pada masyarakat pelanggan. (Jhon Oi/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed