oleh

Perempuan Tani HKTI Jatim bersama DPK Probolinggo : Komitmen Tumbuhkan Spirit Agraris

PROBOLINGGO-POTRETJATIMDAILY.COM
SELASA (14/07/2020) | PUKUL 22.46 WIB

Perempuan Tani Jawa Timur sebagai sayap HKTI, terlihat cukup aktif melakukan kegiatan sosial, terutama ketika Pandemi Covid-19. Bahkan, aksi organisasi yang diketuai Dian Novita Susanto (Ketua Umum DPN PTHKTI), aktif menyelenggarakan webinar, baik di tingkat pusat, propinsi, maupun kabupaten. Di Jawa Timur sendiri, Perempuan Tani HKTI cukup menjadi buah bibir karena meskipun belum setahun dilantik, namun giat sosialnya masif dilakukan.

“Kami disini sesuai komitmen bersama, bahwa Indonesia negara agraris dan Jawa Timur merupakan pemilik lahan baku sawah terbesar di Indonesia. Jadi, harus semakin semangat menumbuhkan spirit agraris di propinsi ini. Terlebih, ibu Gubernur Khofifah memiliki kepedulian besar bagi pengembangan pertanian. Jadi, tidak ada alasan untuk berdiam diri tanpa memikirkan bagaimana kita bisa berperan dalam pengembangan agraris”, ujar Lia Istifhama, ketua DPP PTHKTI Jatim.

DR Lia Istifhama, S.Sos, S.HI, MEI, ketua DPP Perempuan Tani HKTI Jatim bersama pengurusnya dan Jajaran DPK Probolinggo

Aktivis perempuan NU, Nahdliyyin tersebut juga menambahkan pentingnya peran aktif sesuai dengan situasi yang dihadapi.

“Sebelum Covid-19, kami fokus aksi sosial pembagian pupuk dan tanaman, namun ketika masa Pandemi Covid-19, maka aksi sosial untuk menunjang protokol kesehatan penting dilakukan. Sebagai contoh, pembagian masker, hand sanitizer, face Shield, dan sebagainya. Itu sudah kami lakukan. Nah, pada masa jelang New Normal, maka kami mengambil fokus menguatkan brainstorming spirit agraris melalui kegiatan Webinar. Kegiatan ini bukan hanya tingkat propinsi, namun tingkat kabupaten juga melakukan hal serupa. Kebetulan saat ini dua DPK yang masih terbentuk, yaitu Gresik dan kabupaten Probolinggo. Meski masih dua, namun mereka sangat luar biasa turut serta berkegiatan sosial. Kebetulan saat ini, kami dari tingkat propinsi langsung turba ke DPK kabupaten Probolinggo untuk bersiap membantu aksi sosial membagikan cairan disinfektan, hand sanitizer dan masker.

Setelah itu, juga melihat lokasi program permaculture di desa Ngepung, Sukapura. Insya Allah kedepan program tersebut, merupakan sinergi dari PT Pomi dengan DPK Probolinggo”, pungkas putri almarhum KH Masykur Hasyim tersebut.

Begitupun dr. Mirrah Samiyah, ketua DPK Probolinggo yang saat itu hadir dalam giat bersama antara DPP PTHKTI Jatim dengan DPK Kabupaten Probolinggo, menyampaikan hal serupa.

“Selanjutnya, Kami juga rutin aksi sosial sebelumnya. Tujuan kami juga sederhana, ingin sekali pertanian mengalami peningkatan signifikan. Terlebih, Probolinggo semoga menjadi percontohan yang membanggakan. Mengenai webinar, memang saat ini sudah beberapa kali kami adakan. Tujuannya adalah bentuk penghormatan kami pada petani Indonesia. Yang pasti, webinar series yang kami adakan pasti mengikuti arahan jenjang di atas kami, yaitu ibu ketua provinsi dan ketua umum. Harapan kami, DPK Kabupaten Probolinggo dapat terus membuat kegiatan kreatif dan kontinyu untuk menghidupkan semangat dan gairah petani. Bagaimana ada penguatan dan bargaining power kepada petani, kebijakan-kebijakan pemerintah yang berpihak pada petani, sehingga para petani berkesempatan menembus pasar internasional”, pungkasnya. (Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed