oleh

PGN Jatim Dan Lintas Agama Gotong royong Bhaksos Di Makam Pencipta Lambang NU, Indonesia bersatu tak bisa dikalahkan

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
MINGGU (06/12/2020) | PUKUL 01.18 WIB

Organisasi Kemasyarakatan Lintas Agama, Suku Dan Budaya Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur Kembali Menggelar Acara Bhakti Sosial Bersama dengan kelompok lintas agama di Makam Pencipta Lambang NU KH Ridwan Abdullah.

Acara Giat Bhakti Sosial Yang Dihelat oleh PGN Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur kali ini bukan seperti yang pernah dilakukan oleh PGN jawa timur sebelumnya.

Jika sebelumnya PGN jawa timur pernah menggelar giat bhaksos bagi sembako, bagi masker, kirim bantuan air bersih untuk warga yang krisis air bersih, maka kali ini PGN jawa timur menggelar kegiatan Bhaksos Kebangsaan dengan kelompok lintas agama dengan gotong royong sedikit memperbaiki makam “keramat” makam pencipta lambang NU KH Ridwan Abdullah yang terletak di komplek makam tembok gede – bubutan- surabaya, terang Sekjend PGN jawa timur AR waluyo wasis nugroho.

Acara yang dimulai sejak Minggu Pagi Pukul 07.00 sampai pukul 11.30 ini dipimpin langsung oleh Panglima/Pimpinan Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur Drs KH akhmad Baidhowi MTS, Dan Dihadiri oleh anggota PGN jawa timur dari berbagai kota di jawa timur, antara lain dari Surabaya, Jombang, Sidoarjo, Lamongan Dan Malang.

Dan giat bhakos ini memang kita batasi jumlah pesertanya untuk mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

Abah baidhowi Panglima/Pimpinan PGN jawa timur mengatakan bahwa giat hari ini adalah pesan ingin disampaikan kepada seluruh rakyat indonesia agar semua umat beragama di negeri ini teguh memegang erat kerukunan, persatuan dan kesatuan antar umat beragama untuk saling hormat menghormati, saling kasih mengkasihi, saling menyayangi demi terwujudnya kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang harmonis, Rukun, aman, makmur dan damai.

Jika semua umat beragama bersatu, Rukun dan Damai maka hanya akan tercipta slogan “Indonesia bersatu tak bisa dikalahkan” seperti cita cita para pendiri bangsa yang telah berupaya dengan segala daya, upaya, tenaga, harta, pikiran bahkan mengorbankan nyawanya demi indonesia yang merdeka, bersatu, Rukun, aman makmur damai, tutup Abah baidhowi. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed