oleh

PGN jawa timur laporkan Maaher At Thuwalaibi Di Polda Jatim karena diduga lakukan Ujaran Kebencian

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SENIN (16/11/2020) | PUKUL 20.07 WIB

Ormas kemasyarakatan Patriot Garuda Nusantara (PGN) Jawa Timur Mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Timur Guna Menghadap ke Bagian Subdit V Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DISKRIMSUS).

Kedatangan Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur Di Polda Jawa Timur Dipimpin langsung oleh Sekretaris Jendral PGN jawa timur AR waluyo wasis nugroho (Gus Wal) didampingi oleh Maulana Sayyid Gus Hamid Alamuddin, Randi Bintarto, Tri Budhi Heru Suseno Dan Tim advokasi Moch As’an, SH Dari LBH Ma’rif Hasyim Latif Sidoarjo.

Rombongan Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur Diterima Dan Ditemui dengan hangat oleh jajaran Subdit V Siber Diskrimsus Polda Jawa Timur.

Kedatangan Rombongan Patriot Garuda Nusantara Jawa Timur Di Subdit V Siber Diskrimsus Polda Jawa Timur adalah untuk melaporkan Maaher At Thuwalaibi A.ka Soni Eranata karena diduga melakukan “ujaran kebencian” yang diduga ditujukan kepada Bapak Bangsa KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Dan Maulana Habib Luthfi Bin Yahya, Yang Diduga Diunggah oleh Maaher At Thuwalaibi A.ka Soni Eranata.

PGN jawa timur melaporkan terduga karena postingan yang Diunggah oleh terduga sudah sangat meresahkan rakyat indonesia dan warga masyarakat yang mencintai pancasila, kebhinekaan, persatuan, kerukunan, kedamaian Indonesia.

Kami Datang Ke Polda Jawa Timur untuk melaporkan terduga atas instruksi dari Panglima/Pimpinan PGN jawa timur Drs Akhmad Baidhowi MTS (Abah Bay), Dan KH Ahmad Yani Illiyin (ketua).

Dan Kami dengan sangat memohon Kepada Pihak Yang Berwajib Dan Berwenang Untuk Segera melakukan tindakan tegas kepada siapapun yang dengan sengaja menebar propaganda dan kegaduhan, karena kita semua ingin ketenangan, ketentraman, kedamaian dan ketertiban, Dan Kelak Di Kemudian Hari menjadi pembelajaran bagi siapapun untuk lebih bijak dalam menulis dan berbicara, terutama ketika menggunakan media sosial (medsos) tutup Gus Wal. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed