oleh

Pidato Pertama Ketua KPK, Apa Saja ?

-All Post-773 views

 

JAKARTA – POTRETJATIMDAILY.COM
JUM’AT (20/12/2019) | PUKUL 21.12 WIB

Acara Serah Terima Jabatan Pimpinan KPK hari ini di lantai 3 Gedung Merah Putih KPK Kuningan Persada berlangsung sederhana namun meriah. Tidak ada kursi undangan, semuanya berdiri, termasuk Menteri yang hadir.

Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Pangabean dalam sambutannya mengajak KPK untuk laksanakan Undang-undang KPK yang baru sambil memperbaiki segala kekurangan yang ada. Tumpak juga menegaskan bahwa siapapun pimpinannya, bagaimanapun Undang-undang barunya, KPK harus menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi. “Mari kita lihat, bisajadi KPK yang sekarang bisa lebih kuat daripada KPK yang sebelumnya” ucap Tumpak dalam sambutannya yang berapi-api.

Sementara Ketua KPK Firli Bahuri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kita dapat membersihkan NKRI dari korupsi jika dilakukan bersama-sama. Tidak ada yang sulit kalau dilakukan bersama-sama. Firli juga menegaskan bahwa tidak ada sedikitpun tugas pokok KPK yang diubah oleh Undang-Undang baru. KPK yang sekarang masih KPK yang dulu.

Selanjutnya Firli Bahuri bicara tentang peralihan pegawai KPK menjadi ASN, Firli meminta pemerintah untuk menaikkan kesejahteraan ASN di lingkungan KPK. “Pemerintah perlu buat aturan khusus tentang ASN di lingkungan KPK terutama kesejahteraannya” tandas Firli.

“Harus ada aturan tentang take home pay ASN di lingkungan KPK” tegas Firli disambut gemuruh tepuk tangan hadirin.

Bakal Calon Walikota Surabaya Firman Syah Ali yang akrab disapa cak Firman nampak hadir sebagai salah satu undangan dalam acara Sertijab tersebut.

Cak Firman hadir bersama rombongan besar. Rombongan Cak Firman tersebut sempat foto bareng dengan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Terkait komposisi Dewan Pengawas KPK, Cak Firman menyebutnya sebagai komposisi yang garang dan sangar, karena didalamnya ada Artijo Alkostar. “Presiden telah berani mengangkat Artijo Alkostar, sang peluru tak terkendali, menjadi dewan pengawas KPK, berarti Presiden sangat serius ingin memberantas korupsi di negeri ini” pungkas Cak Firman.

Sebagaimana diketahui, Artijo Alkostar adalah mantan Hakim Agung MA yang terkenal kejam dan bengis terhadap koruptor, sama sekali tak kenal kompromi dan selalu beri hukuman yang berat. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed