oleh

PILKADA SURABAYA : Diawal Memimpin, Mujiaman akan Bebaskan Restribusi Surat Ijo

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SABTU (05/12/2020) | PUKUL 11.14 WIB

Apabila dipercaya Warga Surabaya untuk memimpin, Mujiaman berkomitmen diawal jabatannya akan menghentikan restribusi Surat Ijo di Surabaya.

Hal itu dikatakannya dihadapan Warga RW01 – 08 kelurahan Barata Jaya – Gubeng, Kamis (03/12/2020) yang kebetulan banyak memiliki rumah atau tanah yang berstatus surat ijo.

”Selanjutnya akan kita pilah, dan ujungnya status surat ijo akan dijadikan SHM,” janjinya.

Dalam Sapa warga yang diagendakan partai Gerindra tersebut, Mujiaman juga mengupas tentang pentingnya pemerataan pembangunan di kota Surabaya. ” Pembangunan Surabaya harus dimulai dari yang terbawah yakni di tingkat RT. Sudah kami siapkan alokasi dana sebesar 150 juta per RT per tahun,” katanya.

Mengapa harus RT, bukan ditingkat RW atau kelurahan, disini Mujiaman menjelaskan apabila itu dana RW maka pembangunan dirasa masih belum akan merata karena bisa jadi sebagian RT tidak akan kebagian.

Mujiaman mencontohkan, untuk RW03 Barata jaya ada 8 RT, maka akan disiapkan anggaran sebesar 1,2 miliar. ” Disini saya pastikan semua RT akan menikmati, tumbuh dan berkembang mengikuti perkembangan pembangunan kota Surabaya,” terangnya.

Tujuan semua itu adalah para tokoh di RT dan RW menjadi subyek pembangunan. ” Tidak cuma nonton di tivi atau baca di berita,” tegas Mantan Dirut PDAM Surabaya ini.

” Kalau hal ini akan dilakukan selama lima tahun, Insya Allah partisipasi pembangunan di kota Surabaya akan luar biasa,” katanya.

Dari situ, pembangunan akan semakin kreatif dan sesuai dengan kebutuhan di kampung masing-masing.

Pada kesempatan itu, Mujiaman juga menjelaskan terkait program bantuan dampak Covid yakni 1 juta per KK per bulan. ” Demi pemerataan, bantuan ini khusus kita berikan bagi MBR yang belum menerima PKH atau BLT, ” terang pasangan Machfud Arifin Calon Wali kota ini.

Mujiaman juga memastikan pentingnya putra-putri Surabaya mengikuti program wajib belajar 12 tahun. Untuk hal ini, Paslon nomer 2 tidak hanya meneruskan sekolah gratis untuk SD dan SMP negri, tapi untuk sekolah swasta dan agama pun demikian.

Sedang untuk SMA dan SMK yang saat ini masih dikelola Pemprov Jatim akan diberikan KIP MAJU atau beasiswa pemerintah Surabaya. ” Besarannya sekitar 1,2 juta-an,” jelasnya.

”Kami membuat program endek-endekan saja yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat. Karena saat ini tantangannya bukan hanya keindahan taman, melainkan bagaimana membangun manusianya,” tandas Mujiaman.

Hadir saat itu, Ajeng Wira Wati dan AH. Thony anggota DPRD bersama BF Sutadi ketua DPC Gerindra Surabaya. Tak ketinggalan, hadir pula para RW se-kelurahan Barata Jaya beserta kader-kader lingkungannya.

Sebelumnya, BF Sutadi dalam sambutannya menjelaskan bahwa hampir 100 persen tanah di Barata Jaya berstatus Surat Ijo, termasuk rumah ketua DPC Gerindra ini.

”Kami meyakini pak MA-Mujiaman punya konsep untuk menyelesaikan masalah ini,” tegas mantan Birokrat ini.

MA-Mujiaman, menurut Sutadi sudah mempersiapkan diri untuk membenahi Surabaya. ” Saya pernah menjadi Lurah, Camat, pejabat Pemkot, Kasie, Kabag maupun Asisten Pemkot. Tapi saya belum pernah melihat Calon Walikota yang mempersiapkan diri dari bawah. Artinya beliau sudah punya bahan apa yang akan dilakukan yaitu terlebih dulu membangun kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Jadi, kata Sutadi, ini akan terlihat bila nanti 9 Desember MA-Mujiaman kita menangkan. ” Beliau akan membangun bukan hanya untuk kotanya yang MAJU tapi juga makmur warganya,” tukasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed