oleh

PILWALI SURABAYA 2020 : 6 Partai Nonparlemen Sepakat Bentuk KMS

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SABTU (08/08/2020) | PUKUL 12.34 WIB

Jelang akan dibukanya Tahapan Pendaftaraan Pasangan Calon Wali dan Calon Wakil Wali Kota Surabaya, mulai tanggal 4 sampai 6 September 2020 mendatang, Ketua 6 partai politim nonparlemen sepakat untuk menggelar acara forum silaturahmi.

Dengan Bertempat di Coffe Garasi, Jalan Raya Panglima Sudirman No. 55 Kota Surabaya, acara forum silaturahmi 6 Ketua pimpinan partai non parlemen surabaya itu, sukses digelar, Jum’at (07/08/2020) sore.

6 Ketua Partai Politik Non Parlemen Surabaya saat menggelar rapat pembentukan Koalisi Membangun Surabaya, Di Cafe Garasi, Jalan Raya Panglima Sudirman No. 55 Surabaya, Jum’at (07/08/2020)

Dalam Rapat yang berlangsung mulai sore hingga malam hari itu, akhirnya disepati untuk membentuk Forum Koalisi Membangun Surabaya (KMS).

Tampak hadir pada kesempatan ini, Ke-6 Ketua partai nonparlemen Surabaya diantaranya yaitu Samsurin, Ketua DPC Partai Bulan Bintang (PBB), Samuel, Ketua DPD Perindo, Zainal Arifin, Ketua DPC Partai Garuda , Edi Susanto, Ketua DPC PKPI, Usman Hakim, Ketua DPD Partai Berkarya dan Edi Rahmat, Ketua DPC Partai Hanura.

Saat ditemui usai rapat, Samsurin, Ketua DPC PBB Kota Surabaya ini, menyatakan, “Ya tadi kami menyepakati koalisi bersama untuk dipermanenkan,kami sebut koalisi ini dengan “Koalisi Membangun Surabaya” atau di singkat KMS. ini sudah sepakat bersama-sama untuk nantinya menentukan sikap kemana akan berlabuh, “ujarnya kepada potretjatimdaily.com, Jum’at (07/08/2020).

Lebih lanjut Koordinator Koalisi Membangun Surabaya (KMS) ini, menambahkan bahwa Dengan bulatnya 6 Parpol Nonparlemen Kota Surabaya ini, kami telah memiliki total suara 7,1% atau setara dengan 109.468 ribu suara hasil Pileg 2019 lalu.

“Jadi, apabila Infrastruktur 6 Partai Nonparlemen Surabaya ini digabungkan, akan mempunyai kekuatan 1.225 lebih Pengurus Struktural, Kurang lebih 300 Mantan Caleg dan Sedikitnya 770 Pengurus Partai ditingkat Ranting, “imbuh Samsurin.

Berbicara soal Dukungan diajang kontestasi Pilkada Surabaya

Samsurin menjelaskan, bahwa dalam dua minggu kedepan, KMS akan memaksimalkan keseluruhan potensi yang ada untuk dijadikan kuda hitam pada pilwali kota surabaya, 9 Desember 2020 nanti.

“Pokoknya, KMS sepakat untuk bersikap, dengan melihat dan menilai terlebih dahulu soal para Pasangan Calon yang akan diusung maju diajang kontestasi Pilkada serentak 2020 nanti, “tegas Samsurin.

Ditanya soal rencana program kerja KMS kedepan.

Samsurin Menjelaskan, “KMS akan membuka seluas-luasnya berupa open house bagi para kandidat yang mau memaparkan visi dan misinya dalam membangun peradaban pembangunan Surabaya kedepan, seperti tujuan KMS yaitu koalisi membangun Surabaya, “jelasnya.

Menurut Samsurin, bahwa koalisi partai nonparlemen ini bukan hanya untuk melihat politik dari sebuah pertarungan antara kandidat saja.

Disinggung soal apa harapan KMS pada ajang pilkada surabaya yang digelar ditengah pandemi.

“KMS tetap mengharapkan akan terselenggaranya ajang kompetisi yang sehat dan berbudaya, serta berbuat lebih nyata dalam mengembalikan keadaan ekonomi Surabaya yang semakin parah akibat pandemi covid19, “ungkapnya.

Tak hanya itu, dia juga menegaskan bahwa hadirnya partai nonparlemen janganlah dianggap enteng. Apalagi dengan tidak lolosnya para calon indipendent maka bisa dipastikan pilwali surabaya 2020 hanya di ikuti oleh dua pasangan calon, kecuali takdir Allah berkata lain.

Walau KMS tidak memiliki kursi diparlemen secara kepengurusan sudah solid dan siap digerakkan untuk membangun surbaya secara adil yang tidak tercapai selama dua periode ini , “katanya

Samsurin menambahkan dalam waktu dekat keenam partai yang sudah sepakat berkoalisi akan segera deklarasi.

“Deklarasi sekaligus mepersamakan persepsi untuk Surabaya lima tahun kedepan bersama calon-calon yang dianggap mumpuni sebagai kandidat,“ pungkas samsurin. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed