oleh

PILWALI SURABAYA 2020 : Bertemu dengan kader asprindo, Ning Lia berbicara tentang ‘Grapyak’

-All Post-606 views

 

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY
MINGGU (29/09/2019) | 23.05 WIB

Perbincangan isu pilwali Surabaya tetap menarik digunjingkan seiring dengan dinamika elektabilitas para kandidat yang diramalkan mewarnai Pilwali Surabaya September 2020 mendatang.

Sebut saja Lia Istifhama, penggagas Nawa Tirta yang terlihat bersemangat menjabarkan konsep 9 program yang ingin diusungnya.

Grapyak, salah satu poin dalam nawa tirta menjadi titik poin diskusinya tatkala diwawancarai oleh kader muda Asprindo (Asosiasi Pengusaha Pribumi Indonesia) Jatim.

Ditanya soal idenya memsupport Usaha Kecil Menengah (UKM),

Ning Lia, Biasa akrab Lia Istifhama di panggil, menjelaskan tentang Grapyak, yaitu Gerakan Usaha Produktif Masyarakat.

Menurut cawawali yang maju lewat PDI P ini, “UKM (akan) menempa masyarakat untuk menjadi pengusaha. Mendapatkan rezeki bukan hanya lewat jalan kita bekerja kantoran, bukan?”, tegasnya.

Ning Lia berharap, “Oleh sebabnya, yang generasi tua, yang sudah pensiun, tetap bisa memiliki usaha produktif melalui UKM, sebagai contoh, ibu-ibu lansia memiliki usaha jilbab lukis, dan sebagainya”.

“Sedangkan untuk millenial terutama yang dibangku SMA, bisa berkarya yang positif”, ujar Ning Lia.

Berbicara syarat utama dari produk UKM,

Kandidat Doktor UINSA ini, menambahkan, “Namun problem terpenting tentunya bagaimana suatu produk UKM memang harus marketable dan sesuai keinginan pasar”.

“Bagaimana bisa dicapai inovasi dan differensiasi produk yang menarik dan diincar konsumen. Hal ini menjadi penting selain permodalan”, ungkap Ning Lia.

Disinggung apa yang harus diperhatikan dalam Permodalan UKM,

Semifinalis Ning Surabaya 2005 ini, mengingatkan, “Dan kalau berbicara permodalan, kita harus mewaspadai modus rentenir ya?”,

“(Dan) Jangan sampai niat bagus pelaku usaha untuk mendapatkan modal dengan mudah, jadi susah di belakang karena terjerat rentenir”, pungkas putri dari mantan Komandan Banser Jatim tersebut disela-sela kemunculannya menghadiri acara milad 5 tahun PT Indo Tata Graha yang dimeriahkan oleh performance artis Ibu Kota, Anji, di Yani Golf Surabaya, Minggu (29/09/2019) malam.

Pantauan potretjatimdaily.com, Grapyak adalah satu dari 9 point dalam program Nawa Tirta, yang di deklarasikan oleh Ning Lia, di Atrium Ciputra World Surabaya, pada pukul 9 malam, tanggal 9, bulan 9, tahun 2019 (9 September 2019) lalu.

Selain Grapyak, ada delapan point yang lain dalam Program Nawa Tirta, antara lain : Wani Rembukan, Mbecak, Semanggi, Seduluran, Ringkes, Waras, Akas dan Sinau.(AND)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed