oleh

PILWALI SURABAYA 2020 : Diisukan Kehadirannya Hanya Untuk Ngatrol Cawali Tertentu, Lia : Fitnah Diambil Hikmah

-All Post-779 views

 

-Lia bersama rekan-rekannya di Perempuan Tani Jawa Timur-

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY
SELASA (01/10/2019) | 08.05 WIB

Tidak dapat dipungkiri, tensi situasi politik menjelang Pemilukada serempak semakin naik menjelang pelaksanaannya.

Seperti halnya Surabaya, yang menjadi perbincangan hangat seiring dengan selesainya periode kepemimpinan Tri Rismaharini.

Siapa yang berhak menggantikan Risma menjadi perhatian banyak pihak.

Bukan hanya bakal calon walikota, bakal calon wakil walikota pun menarik untuk diperbincangkan.

Sebut saja Lia Istifhama, kader perempuan berbasis NU dari generasi Millenial ini tetap hangat dibicarakan.

Bahkan, pembina Ponpes Raudlatul Banin wal Banat Surabaya ini, disebut hanyalah “boneka” yang kemunculannya dalam bursa Pilwali Surabaya hanyalah mengkatrol suara salah seorang Cawali Surabaya lainnya.

Ibu dua anak tersebut dianggap hanyalah penghias bursa dan dirinya merupakan “alat sapu ranjau” guna memuluskan salah seorang yang masuk bursa walikota.

Ditemui selepas acaranya dengan pengurus Perempuan Tani Jatim, di Dermaga Pelabuhan Bangkalan, Senin (30/09/2019) siang, Lia mengaku memang pernah mendengar hal tersebut namun tidak terlalu menghiraukan.

“Memang awalnya kaget, kok saya dibilang pengkatrol suara untuk seorang nama laki-laki yang juga masuk bursa Pilwali Surabaya” tegasnya.

Menurut Lia, “Kaget karena kok mudah ya orang bikin isu seperti itu? Padahal yang saya tahu, justru saya ini dianggap kompetitornya”.

Lia menambahkan, “Tapi ya sudahlah, toh sama-sama masih berproses”.

“Kalau semisal dalam suatu proses ada fitnah, ya sudah diambil hikmah, gitu aja”, pungkas arek wonocolo Surabaya tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Lia -sapaan akrab- Lia Istifhama adalah salah satu cawawali surabaya 2020, yang maju melalui PDI Perjuangan.

Hasil pantauan potretjatimdaily.com, Lia, mengikuti fit and proper test, yang diselenggarakan, di kantor DPD PDI P Jatim, jalan Kendangsari Industri No. 57 Surabaya, Rabu (18/09/2019) lalu. (AND)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed