oleh

Tahapan Pilkada Ditunda, Ning LIA Komitmen Mengapresiasi Sikap Pemerintah Mengantisipasi Corona

Lia Istifhamah saat Sosialisasi dan Baksos penyemprotan disinfektan di perkampungan warga

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SABTU (28/03/2020) | PUKUL 13.15 WIB

Tokoh perempuan Surabaya Lia Istifhama berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19. Salah satunya menghormati kebijakan pemerintah menunda tahapan Pilkada serentak 2020.

Dengan demikian, Lia Istifhama terus fokus menggalang gotong royong bersama para relawan untuk terjun langsung memerangi Covid-19 pada beberapa titik perkampungan di Wilayah Kota Surabaya.

Seperti penyemprotan disinfektan serta pembagian masker dan hand sanitizer. Jika dihitung, relawan telah menyasar hampir 38 Rukun Warga (RW) di empat kecamatan dalam kurun waktu dua minggu terakhir.

“Ini kan komitmen teman-teman. Kami sadar, dengan tahapan pilkada ditunda, maka saatnya semua bersatu demi kesehatan bersama. Sehat kalian, sehat kami juga,” kata perempuan yang akrab disapa Ning Lia tersebut, Sabtu (28/03/2020).

Ning Lia berharap agar masyarakat bisa menjaga lingkungan sehat dan bersih, konsumsi makanan bergizi dan menerapkan pola hidup sehat.

“Poko’e bareng-bareng antisipasi Corona. Kita bantu pemerintah, kita apresiasi kebijaksanaan Pak Presiden Jokowi, Ibu Gubernur Khofifah, dan Ibu Wali Kota Risma. semuanya tenang dan kita sebagai masyarakat juga harus tenang. Bismillah, saling gotong royong kompak demi kesehatan semuanya,” tutur Lia Istifhama.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Lia Istifhama, Yusub Hidayat menambahkan, relawan Ning Lia telah banyak melakukan langkah cepat di tengah wabah Corona.

Pertama, melakukan penyemprotan. Antara lain di daerah Semampir, Kenjeran, Wonokromo, Wonocolo, Jemursari, Asem Jaya, Tegal Sari, Tempel hingga Dinoyo menyasar puluhan RT. Termasuk Pondok Pesantren Suryalaya dan Pondok Pesantren Tarbiyatul Ulum. Jika dihitung sudah mencapai empat kecamatan.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab moral kita sebagai relawan,” tandasnya.

Tim juga menyampaikan sosialisasi hidup bersih dan sehat. Melalui pembagian hand sanitizer 80 ml kepada masyarakat daerah setempat serta masjid-masjid.

“Kita juga melakukan pembagian masker kepada masyarakat dan memberikan pemahaman terhadap antisipasi Corona sebagai wabah yang perlu diwaspadai tapi tidak perlu panik,” sambung Yusub.

Total 38 relawan bergerak sesuai basis daerahnya masing-masing. Sebelumnya, mereka mendapat pelatihan dan kelengkapan standar sesuai SOP pemerintah.

“Sesuai saran dinas kesehatan, sehingga ketika kita turun minimal masyarakat menjadi tahu ternyata ini penyakit yang biasa walaupun dianggap berbahaya,” ujarnya.

Target aksi dan sosialisasi ini dengan harapan agar masyarakat memahami Corona sebagai virus yang harus diwaspadai. Kemudian agar masyarakat mengikuti anjuran pemerintah. Target yang penting adalah bagaimana masyarakat hidup sehat dan menjaga lingkungan.

Selanjutnya, tim relawan Lia Istifhama akan fokus menyasar daerah sesuai permintaan dari basis relawan daerah setempat. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed