oleh

Ustadz Maaher Sebelum Meninggal di Rutan Bareskrim Polri

SURABAYA – POTRETJATIMDAILY.COM
SELASA (09/02/2021) | PUKUL 18.09 WIB

HUKUM | Tersangka ujaran kebencian terhadap Habib Luthfi, Ustadz Maaher meninggal dunia di tahanan Bareskrim Polri pada Senin (08/02/2021).

Kamis (21/01/2021), Ustadz Maaher sempat dibantarkan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur setelah kondisinya menurun pada 18 Januari lalu.

Waktu itu, kuasa hukum dan keluarga dari Ustadz Maaher sempat mendatangi Bareskrim Polri.

Kedatangan mereka bermaksud untuk menjenguk Ustadz Maaher yang sedang sakit.

Kuasa hukum Maaher, Djuju Purwanto mengatakan, sebelum meninggal dunia Ustadz Maaher sempat mengajukan proses pembantaran ke RS Ummi pada 3 hari lalu kepada Kejaksaan.

Namun, pengajuan pembantaran tersebut belum mendapat balasan hingga akhirnya ia meninggal dunia pada hari ini.

“Hari Kamis saya sudah kirimkan surat agar yang bersangkutan kembali dirawat di RS Ummi Bogor atas permintaan keluarga,” kata Djuju kepada wartawan, Senin (08/02/2021) dikutip potretjatimdaily.com.

Kemudian, kata Juju, kliennya meninggal dunia sekitar pukul 19.00 WIB di dalam rutan Bareskrim Polri Jakarta Selatan.

Lalu, pada pukul 20.00 WIB jenazah Ustadz Maaher sudah berada di RS Polri.

Sementara itu, istri dari Ustadz Maaher, Iqlima Ayu mengatakan, penyakit suaminya kambuh karena tidak mengkonsumsi obat secara rutin. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed