oleh

Wabup Sumrambah, Menjadi Orang Jombang Pertama Di Vaksin Sinovac

Wakil Bupati Jombang Sumrambah saat di vaksinasi Sinovac Covid-19

KAB.JOMBANG – POTRETJATIMDAILY.COM
RABU (27/01/2021) | PUKUL 22.06 WIB

PEMERINTAHAN | Wakil Bupati Jombang, Sumrambah orang pertama mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Selain Sumrambah, Kepala Kejaksaan Negeri Yulius Sigit Kristanto, wakil ketua DPRD Arif Sutikno, Kasdim 0814 Mayor Muhammad Run Harjono dan wakil Ketua PCNU, Didin Achmad Sholahudin ikut di vaksin.

Sebelum dilakukan vaksinasi, peresmian 6 Gedung BLUD Puskesmas yaitu, Puskesmas Tambakrejo, Bareng, Plandaan, Mojowarno, Peterongan dan BLUD Puskesmas Mayangan oleh Forkopimda Kabupaten Jombang.

Dari 10 Tokoh Masyarakat yang hadir dan direncanakan menerima simbolis vaksinasi adalah Wabup Sumrambah, Kapolres, Kejari, Kasdim, Ketua DPRD, Anggota DPRD (3 orang) hadir 2 orang, Ketua PC NU dan Ketua PD Muhammadiyah.

Namun yang layak untuk divaksinasi Wabup, Kejari, Kasdim, Anggota DPRD (1 orang) dan Ketua PC NU.

Yang hadir tapi tunda vaksinasi adalah Ketua DPRD, Ketua PD Muhammadiyah dan Anggota DPRD 1 orang. Sementara untuk Bupati, Dandim 0814, Kapolres yang hadir, beliau penyintas Covid-19

Bupati Jombang, Mundjidah Wahab yang hadir bersama Forkopimda, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur yang di wakili oleh Kepala Seksi Surveilance dan Imunisasi, Sekdakab Jombang, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dan OPD terkait, Camat Jombang, Forkopimcam serta para Kepala Puskesmas.

Usai Pencanangan Vaksinasi yang dilaksanakan di BLUD Puskesmas Tambakrejo itu, vaksinasi langsung diikuti secara serentak 34 Puskesmas, 11 Rumah Sakit, 2 Klinik (Klinik Polres dan Poskes Kodim).

Sesuai jadwal pelaksanaan Vaksinasi dimulai Rabu, (27/1/2021) sampai Jumat, (29/1/2021), untuk yang sasaran pending akan dilaksanakan Sabtu, 30 Januari 2021.

Bupati Jombang dalam sambutannya menyampaikan pemberian Vaksin dimaksudkan untuk memunculkan imunitas pada tubuh dari paparan corona virus, namun demikian Bupati tetap berpesan tetap harus dibarengi dengan penerapan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak) dan 3T (Tracing, Testing, Treatment).

Vaksin yang digunakan adalah vaksin sinovac yang telah lolos uji tahap ketiga dan telah mengantongi EUA (Emergency Used Autorization) serta sertifikasi suci dan halal dari MUI.

“Ini menunjukkan bahwa vaksin sinovac aman dan halal, vaksinasi Covid-19 diberikan kepada semua masyarakat secara bertahap. Pada tahap pertama ini akan diberikan kepada sumberdaya manusia kesehatan sejumlah 5.632 orang. Namun jumlah sasaran SDM Kesehatan yang punya E-Tiket Sebanyak 5.374 Orang”, kata Mundjidah Wahab.

Pelaksanaan vaksinasi ini berpedoman kepada Keputusan Dirjen Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Nomor: HK.02.02/4/1/2021 Tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Vaksinasi akan dilakukan sebanyak 2 kali dengan jeda waktu pemberian pertama dan kedua selama 14 hari.

Jumlah Vaksinator di Kabupaten Jombang ada 47 Tim.

Masing-masing Tim terdiri dari 1 Dokter, Perawat, Bidan dan Admin.

Untuk penanganan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) telah disediakan Anafilaktik Kit di setiap fasyankes pemberi layanan, sudah disiapkan tim Rumah Sakit untuk penanganan kasus kipi yang dirujuk.

Vaksin Sinovac ini diperuntukkan secara gratis untuk semua warga Kabupaten Jombang, namun akan dilakukan secara bertahap.

Tahap 1 untuk Tenaga Kesehatan, Tahap 2 Untuk TNI/Polri, Tahap selanjutnya untuk ASN dan masyarakat.

Bupati Jombang mengajak seluruh warga masyarakat yang memenuhi syarat untuk mengikuti dan mendukung Program Vaksinasi Covid-19.

“Karena partisipasi anda semua akan sangat menentukan keberhasilan program ini. Mendukung Program Vaksinasi ini maka sama artinya dengan kita membangun Indonesia dan Dunia yang lebih sehat dan bebas dari Pandemi Covid-19”, tuturnya.

Seperti yang telah disampaikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO), bahwa hadirnya vaksin maka tak berarti nol kasus covid-19.

Hal ini dikarenakan vaksin covid-19 tidak bisa menjadi satu-satunya andalan dalam mengakhiri pandemi yang telah berlangsung selama setahun terakhir.

“Karena itu, setiap orang tetap harus melakukan protokol kesehatan yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir”, tambah Mundjidah.

Mundjidah juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi dengan telah diresmikannnya 6 Gedung Baru untuk Puskesmas yang ada di Kabupaten Jombang.

“Saya sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi dengan diresmikannya 6 gedung baru Puskesmas yang ada di Kabupaten Jombang, ini merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Kesehatan untuk meningkatkan mutu kesehatan primer kepada masyarakat Jombang”, ucapnya.

Bupati berharap Pembangunan Fasilitas Kesehatan ini akan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan adanya BLUD Puskesmas, kita berharap pelayanan kesehatan dapat semakin ditingkatkan, sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan pelayanan kesehatan, dan kesehatan masyarakat semakin meningkat.

Dan kepada seluruh leading sektor dan stakeholders Puskesmas Tambakrejo dan Puskesmas yang lain,

“Untuk berusaha semaksimal mungkin untuk membuat perbaikan-perbaikan dan inovasi inovasi pelayanan publik khususnya terkait dengan peningkatan pelayanan prima dengan melaksanakan pelayanan yang cepat, tepat murah, aman, berkeadilan dan akuntabel”, jelas Bupati Mundjidah.

Sementara itu, Wakil Bupati Jombang Sumrambah usai di vaksinasi menambahkan,

“Semoga pelaksanaan vaksinasi dapat mengurangi dan memutus rantai persebaran pandemi Covid-19. Untuk itu, saya mohon kepada seluruh masyarakat Kabupaten Jombang, turut mensukseskan program pemerintah bahwa vaksin yang di berikan aman dan halal. Mari jaga diri, jaga keluarga dan jaga negara semoga Allah SWT meridhoi kita semua ikhtiar dan upaya yang kita lakukan hari ini kita lakukan bersama”, pungkasnya. (Red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed